Bedah Tuntas Kanker Lewat Buku 'Biografi Suatu Penyakit': Review Jujur!

Table of Contents

Buku biografi tentang tokoh terkenal? Udah biasa banget! Tapi, pernah kepikiran gak sih kalau penyakit juga bisa punya biografi? Nah, buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini beda dari yang lain. Buku ini mencoba menceritakan kisah hidup si penyakit mematikan, kanker. Penasaran kan isinya kayak gimana? Yuk, kita bedah tuntas buku ini!

Siddhartha Mukherjee, sang penulis buku ini, awalnya ngebayangin proyek ini kayak bikin sejarah tentang kanker. Tapi, lama kelamaan, dia ngerasa kayak lagi nulis biografi seseorang. Katanya, “Hari demi hari, subjek yang saya tulis mulai tampak seperti sosok individu—cerminan diri yang membingungkan sekaligus penuh kegilaan. Buku ini bukan sekadar sejarah medis mengenai suatu penyakit, melainkan sesuatu yang lebih pribadi dan mendalam: sebuah biografi.” Wah, dalem banget ya!

Biografi Suatu Penyakit

Buku setebal 680 halaman ini terbitan Kepustakaan Populer Gramedia dan dirilis tanggal 11 Mei 2020. Sebelum kita lanjut ngupas isinya, kenalan dulu yuk sama penulisnya, Siddhartha Mukherjee!

Siapa Sih Siddhartha Mukherjee? Penulis Buku Keren Ini!

Siddhartha Mukherjee ini bukan orang sembarangan lho, Grameds. Beliau ini dokter, ahli biologi, dan juga penulis keren asal India-Amerika. Namanya dikenal banget karena kontribusinya di dunia medis dan literasi. Salah satu karyanya yang paling terkenal ya buku ‘The Emperor of All Maladies: A Biography of Cancer’ (2010). Buku ini ngebahas sejarah dan perkembangan kanker secara mendalam.

Siddhartha Mukherjee

Buku ini sukses besar dan dapat banyak penghargaan bergengsi, salah satunya Penghargaan Pulitzer untuk Nonfiksi Umum. Keren banget kan? Bahkan, buku ini masuk daftar 100 Buku Nonfiksi Sepanjang Masa versi majalah Time! Buku Mukherjee yang lain, ‘The Gene: An Intimate History’ (2016), juga gak kalah sukses. Jadi best seller di The New York Times dan jadi finalis di berbagai penghargaan buku sains.

Mukherjee ini sekolahnya juga tinggi-tinggi lho. Dia lulusan Universitas Stanford, terus lanjut S3 di Universitas Oxford dengan beasiswa Rhodes, dan akhirnya jadi dokter lulusan Universitas Harvard. Mulai tahun 2009, dia kerja di Rumah Sakit New York–Presbyterian/Pusat Medis Universitas Columbia, dan tahun 2018 jadi profesor madya di bagian Hematologi dan Onkologi.

Selain sibuk di dunia medis, Mukherjee juga aktif nulis di media-media terkenal kayak The New Yorker dan The New York Times. Gak heran kalau namanya masuk daftar 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time. Dia ini jago banget jelasin konsep medis yang rumit jadi lebih gampang dipahami orang awam. Banyak yang nyandingin dia sama dokter-penulis terkenal lain kayak Oliver Sacks dan Atul Gawande. Penelitiannya juga keren-keren, mulai dari fisiologi sel kanker, terapi imunologi buat kanker darah, sampai sel induk pembentuk tulang dan tulang rawan. Pemerintah India juga ngasih penghargaan sipil Padma Shri buat Mukherjee tahun 2014 atas kontribusinya di dunia medis dan penelitian.

Buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ Ini Ngomongin Apa Sih? Sinopsisnya Gimana?

Kanker itu penyakit yang dampaknya besar banget, gak cuma buat yang sakit tapi juga orang-orang di sekitarnya. Penyakit ini macem-macem jenisnya, soalnya kanker itu bukan cuma satu penyakit aja, tapi kumpulan penyakit yang punya satu kesamaan: pertumbuhan sel yang gak terkendali. Bayangin deh, sel-sel tubuh kita yang awalnya sehat tiba-tiba berkhianat dan jadi ganas. Serem ya!

Kanker ini termasuk penyakit tidak menular yang muncul karena ada sel atau jaringan abnormal yang ganas, tumbuh cepet, dan bisa nyebar ke bagian tubuh lain. Sifat ganas inilah yang bikin sel kanker bisa nyerang, ngerusak, dan ganggu fungsi jaringan di sekitarnya.

Ilustrasi Sel Kanker

Nah, buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini ngebahas tuntas pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang kanker. Sebenarnya kanker itu apa sih? Sejak kapan manusia kena penyakit ini? Apa penyebabnya? Bisa disembuhin atau dicegah gak ya? Siddhartha Mukherjee, sebagai dokter spesialis kanker, nyajiin jawaban mendalam buat semua pertanyaan itu di buku ini. Dia gak cuma bahas asal-usul dan perkembangan kanker, tapi juga ngajak kita buat lebih paham, ngadepin, dan ngelawan penyakit yang udah jadi bagian dari sejarah manusia selama ribuan tahun ini.

Kelebihan dan Kekurangan Buku ‘Biografi Suatu Penyakit’

Setiap buku pasti punya sisi positif dan negatifnya ya. Begitu juga sama buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini. Kita bahas yuk apa aja kelebihan dan kekurangannya!

Kelebihan Buku ‘Biografi Suatu Penyakit’

Banyak banget yang bilang buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini mahakarya di dunia literasi sains. Kenapa? Soalnya buku ini berhasil nyatuin kedalaman ilmiah dengan sentuhan emosional yang kuat. Gaya penulisan Mukherjee ini emang beda dari yang lain. Dia pinter banget pakai metafora dan bahasa yang puitis. Pembahasan tentang kanker yang kompleks jadi lebih elegan dan gampang dipahami. Dia gak cuma jelasin kanker sebagai fenomena biologi aja, tapi juga sebagai pengalaman manusia yang penuh ketakutan, perjuangan, dan harapan.

Salah satu kelebihan lain dari buku ini adalah studi kasusnya yang ngena banget di hati. Kisah nyata pasien kanker yang berjuang ngelawan penyakit ini bikin kita bisa ngerasain langsung gimana kanker itu mempengaruhi hidup seseorang dan orang-orang di sekitarnya. Kita jadi lebih empati dan terhubung sama cerita mereka.

Dari segi ilmu pengetahuan, Mukherjee juga nyajiin penjelasan yang jelas dan terstruktur tentang konsep biologi kayak gen, DNA, dan mutasi. Topiknya emang kompleks, tapi penjelasannya gampang dimengerti bahkan buat pembaca yang gak punya latar belakang sains sekalipun. Ini penting banget, soalnya ilmu pengetahuan tentang kanker ini penting buat semua orang, bukan cuma buat dokter atau ilmuwan aja.

Buku ini juga ngebahas perjalanan panjang kanker dari zaman kuno sampai era modern secara detail banget. Mukherjee ngajak pembaca buat nyusuri sejarah kanker yang penuh ketidakpastian dan kesulitan, tapi juga keberanian dan penemuan-penemuan besar. Mulai dari teori-teori awal tentang kanker, pengembangan metode pengobatan, sampai kemajuan terbaru dalam terapi gen dan imunologi, semuanya dikupas tuntas dan terstruktur. Buku ini berhasil ngegambarin gimana dunia medis terus berusaha memahami dan naklukkin penyakit ini, meskipun sampai sekarang belum ada obat yang bener-bener efektif.

Lebih dari sekadar buku sains, ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini bisa ngasih keberanian dan harapan. Mukherjee nunjukkin kalau meskipun kanker itu penyakit yang kompleks dan mematikan, manusia terus berjuang buat memahaminya dan nyari cara terbaik buat ngatasinnya. Buku ini ngasih perspektif yang kaya tentang kanker dari sisi medis, historis, dan humanis. Wajib banget dibaca buat siapa aja yang pengen lebih paham tentang salah satu penyakit paling mematikan di dunia ini.

Kekurangan Buku ‘Biografi Suatu Penyakit’

Walaupun banyak kelebihannya, buku ini juga punya kekurangan lho. Salah satu kekurangan utama buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini adalah penggunaan kutipan sastra yang berlebihan. Siddhartha Mukherjee ini punya kebiasaan ngawalin setiap bab dengan minimal satu kutipan sastra. Bahkan, pas transisi ke bagian baru (ada enam bagian), dia nyajiin satu halaman penuh isinya kutipan semua.

Kutipan Sastra

Meskipun kutipan sastra sesekali bisa memperkaya narasi, tapi kalau kebanyakan malah jadi ganggu alur bacaan. Kutipan-kutipan itu kadang malah kerasa gak relevan dan cuma bikin ritme cerita jadi lambat. Mungkin maksudnya biar lebih puitis, tapi buat sebagian pembaca malah jadi annoying.

Kesimpulan: Perang Melawan Kanker Belum Usai

Perjuangan ngelawan kanker, kayak yang digambarin Mukherjee, itu kayak perang yang gak pernah bener-bener selesai. Kanker itu musuh yang licik dan susah ditebak. Pengobatan dan terapi emang bisa ngasih kemenangan dalam pertempuran, tapi ancaman kanker selalu ngintai, siap nyerang lagi kapan aja.

Buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ ini gak cuma ngasih pemahaman mendalam tentang sains di balik kanker, tapi juga nyampein pesan tentang ketahanan dan harapan. Mukherjee jujur mengakui kalau perang ngelawan kanker mungkin gak akan pernah bener-bener dimenangin, tapi setiap langkah maju dalam pengobatan dan penelitian itu bentuk kemenangan kecil yang perpanjang harapan hidup dan ningkatin kualitas hidup pasien. Buku ini bukan cuma catatan sejarah tentang kanker, tapi juga kisah perjuangan manusia yang terus nyari cara buat memahami dan ngadepin penyakit yang udah jadi bagian dari sejarah umat manusia ini.

Nah, gimana Grameds, abis baca ulasan ini jadi makin penasaran kan sama buku ‘Biografi Suatu Penyakit’ karya Siddhartha Mukherjee? Buku ini cocok banget buat kamu yang pengen tau lebih banyak tentang kanker dari berbagai sudut pandang. Yuk, langsung aja dapetin bukunya di toko buku kesayangan kamu!

Penulis: Gabriela Estefania

Rekomendasi Buku Lainnya Buat Kamu!

Selain buku ‘Biografi Suatu Penyakit’, ada juga buku-buku lain yang recommended banget buat kamu baca, nih!

Sel

Buku ‘Sel’ ini ngebahas tentang penemuan sel yang mengubah dunia biologi dan kedokteran. Ternyata, tubuh kita, organ kita, diri kita ini dibangun dari sel-sel. Pengetahuan ini ngebuka jalan buat kedokteran baru yang fokus manipulasi sel buat nyembuhin penyakit. Semua gejala dan penyakit dipahami sebagai gangguan fungsi sel. Makanya, dikembangin berbagai penanganan dan terapi berbasis sel, kayak transfusi darah, kemoterapi kanker, bayi tabung, sampai penggunaan sel punca. Penemuan di bidang biologi sel ini juga ngebuka kemungkinan buat bangun “manusia baru” yang bisa ngatasin masalah tubuh kayak diabetes, depresi, penuaan, atau bahkan penyuntingan genetis manusia. Tapi, semua ini juga ngadirin persoalan etis baru yang harus kita hadapi.

Gen

Buku ‘Gen’ ini ngebahas tentang apa sih yang ngebentuk diri kita, kehidupan, sifat, bahkan nasib manusia? Ternyata ada unsur pembawa pewarisan sifat antargenerasi makhluk hidup, namanya gen. Gen ini ada di dalam diri kita, wujudnya fisik, dan bisa diteliti secara sains. Gen ini kayak instruksi pembentukan dan pengoperasian tubuh yang tertulis di molekul DNA di seluruh sel kita. Buku ini nyeritain sejarah gen, mulai dari gagasan awal, perumusan prinsip, penemuan struktur, sampai rekayasanya. Kita juga diajak kenalan sama para ilmuwan yang berjasa dalam penemuan gen, dari Aristoteles dan Mendel, Watson dan Crick, sampai saintis abad ke-21. Setelah tau tentang gen dan pengaruhnya, kita dihadapkan sama tantangan dan peluang: gimana kalau kita bisa tau kecenderungan fisik bawaan gen? Bisakah kehidupan diperbaiki dengan rekayasa gen? Siapkah kita megang kemampuan buat ngubah nasib genetik umat manusia?

14 Penyakit Berbahaya yang Kamu Harus Tahu

Buku ‘14 Penyakit Berbahaya yang Kamu Harus Tahu’ ini ditulis sama dr. Ricky Indra Alfaray dan tim dokter muda lainnya. Buku ini pengen bagiin pengetahuan dan pengalaman tentang penyakit-penyakit berbahaya yang sering kita sepelein, padahal bisa berakibat fatal. Ada covid-19 dan penyakit berbahaya lainnya yang dibahas di buku ini. Tujuannya biar masyarakat lebih aware dan gak ngeremehin penyakit, biar gak kejadian hal-hal yang gak diinginkan.

Gimana? Tertarik buat baca buku-buku rekomendasi di atas? Atau kamu udah pernah baca buku ‘Biografi Suatu Penyakit’? Share pendapat kamu di kolom komentar ya!

Posting Komentar