Wow! 7 Spesies Baru Ditemukan Setahun Ini, Bikin Penasaran!

Table of Contents

Eh, kalian tau gak sih? Ternyata di dunia ini masih banyak banget loh hewan dan tumbuhan yang mungkin belum pernah kita lihat atau dengar sebelumnya. Bayangin aja, sepanjang tahun 2024 kemarin, para ilmuwan di seluruh dunia berhasil nemuin lebih dari 18 ribu spesies baru hewan dan tumbuhan! Banyak banget kan?

Penemuan-penemuan ini tuh bener-bener keren, mulai dari makhluk hidup yang gede banget sampe yang super kecil kayak bakteri. Mereka ini kayak ngumpet di tempat-tempat terpencil yang jarang banget dijamah manusia. Dan tau gak sih, sebagian besar spesies baru ini ditemuin di dua wilayah yang biodiversitasnya tinggi banget, yaitu Hutan Hujan Amazon dan Pegunungan Himalaya. Gak heran sih, soalnya emang dua tempat itu udah terkenal banget jadi surganya keanekaragaman hayati.

Para ilmuwan memperkirakan, dari semua spesies yang ada di bumi, baru sepersepuluh aja yang udah kita kenal. Yang belum dikenali ini, siapa tau punya peran penting banget dalam ekosistem kita. Makanya, penemuan spesies baru ini penting banget buat kita lebih memahami dunia tempat kita tinggal.

Nah, ini dia nih 7 spesies makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan, yang tadinya gak kita kenal, eh tiba-tiba muncul dan ditemukan tahun lalu. Penasaran kan? Yuk, kita intip satu-satu!

1. Vadumodiolus teredinicola – Amerika Serikat

Vadumodiolus teredinicola – Amerika Serikat

Yang pertama ada remis Vadumodiolus teredinicola. Remis ini termasuk keluarga Bathymodiolinae. Uniknya, remis ini ditemuin di hutan purba yang sekarang udah kelelep di perairan Alabama, Amerika Serikat. Lebih tepatnya lagi, mereka ini hidup di dalam liang yang dibikin sama cacing kapal (Teredo navalis), si pengurai kayu di laut. Gokil kan, numpang hidup gitu!

Remis Vadumodiolus teredinicola ini ternyata jadi bagian penting dari ekosistem kayu laut dalam yang masih misterius banget. Ukurannya kecil banget, cuma beberapa milimeter aja. Tapi, jenis remis ini nunjukkin betapa hebatnya adaptasi keluarga Bathymodiolinae. Biasanya kan mereka hidup di dasar laut dalam yang gelap gulita, lebih dari 100 meter, bahkan di celah hidrotermal yang panas. Eh, ini malah ditemuin di kayu!

Penemuan spesies baru ini diumumin sama Dan Distel dari Departemen Ilmu Kelautan dan Lingkungan Universitas Northeastern dan timnya pada Februari 2024 lalu. Keren!

2. Chrysaora achlyos – Samudra Pasifik

Chrysaora achlyos – Samudra Pasifik

Selanjutnya ada ubur-ubur cantik berwarna merah tua yang ditemuin di Samudra Pasifik bagian timur. Namanya Chrysaora achlyos. Ubur-ubur ini punya diameter payung sekitar 10 sentimeter. Yang bikin dia unik banget adalah pola di tengah tubuhnya yang mirip banget sama salib. Makanya, dia juga sering disebut “Medusa Salib St. George”. Wah, keren banget ya namanya!

Penetapan spesies baru ini berdasarkan penelitian dari tim yang dipimpin Lisa-Ann Gershwin dari CSIRO, Australia. Mereka deskripsiin spesies ini berdasarkan foto dan video lama, serta morfologi dari empat spesimen yang udah dikumpulin dari tahun 1989! Anehnya, siklus hidup dan kemunculan ubur-ubur ini masih misteri banget. Terakhir kali mereka keliatan ramean itu tahun 1989, padahal sebelumnya ada foto dokumentasi dari tahun 1926 dan 1965. Kayak hantu laut aja ya, munculnya jarang-jarang!

3. Eunectes akayima – Amazon Ekuador

Eunectes akayima – Amazon Ekuador

Nah, ini dia nih yang paling bikin penasaran! Di Amazon Ekuador, ada tim herpetologis dari New Mexico Highlands University dan University of Queensland yang nemuin spesies anakonda baru! Namanya Eunectes akayima. Sekilas sih, bentuknya mirip sama anakonda hijau selatan (Eunectes murinus), yang notabene anakonda paling gede di dunia. Tapi, pas dianalisis DNA-nya, ternyata beda banget!

“Perbedaan genetik keduanya 5,5 persen. Buat perbandingan, perbedaan genetik manusia sama simpanse aja cuma sekitar 2 persen,” kata Bryan Fry, profesor herpetologi dari University of Queensland. Wah, bedanya jauh banget ya! Ternyata mereka emang spesies yang beda.

Ekspedisi ini dilakuin Fry dan timnya buat nyari tau kebenaran rumor tentang anakonda super gede di Amazon. Katanya sih, ukurannya bisa lebih dari 7,5 meter dengan berat 500 kilogram! “Yang kita temuin ada Eunectes akayima betina yang panjangnya 6,3 meter.” Gede banget kan? Anakonda jenis baru ini akhirnya dinamain Eunectes akayima, atau anakonda hijau utara. Siapa tau nanti ada yang lebih gede lagi yang ditemuin!

4. Anguiculus DiCaprioi – Himalaya

Anguiculus DiCaprioi – Himalaya

Dari Amazon, kita pindah ke Pegunungan Himalaya. Di hutan sana, di ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, ada tim peneliti yang dipimpin Zeeshan Mirza dari National Centre for Biological Sciences India yang nemuin ular kecil imut. Ular ini dikasih nama Anguiculus dicaprioi. Anguiculus itu artinya ular kecil, soalnya emang panjangnya cuma sekitar 40 sentimeter aja. Kecil banget ya!

Badannya warna coklat kemerahan dengan bercak hitam yang nyebar gak karuan di sepanjang tubuhnya. Penamaan spesies ini sebagai bentuk penghormatan buat aktor Hollywood Leonardo DiCaprio atas kontribusinya dalam pelestarian lingkungan. Keren ya, ular aja dikasih nama DiCaprio!

Anguiculus dicaprioi ini termasuk keluarga Colubridae, keluarga ular yang anggotanya paling banyak di bumi. Ada 304 genera dan 1.938 spesies! Gila gak tuh? Total, populasi mereka ini nyusun dua pertiga dari semua ular yang ada di dunia. Banyak banget!

5. Aphelandra almanegra – Kolombia

Aphelandra almanegra – Kolombia

Sekarang kita bahas tumbuhan. Ada spesies tumbuhan baru yang ditemuin di hutan kering tropis Antioquia, Kolombia. Namanya Aphelandra almanegra. Penemuan ini dilakuin sama tim botanis yang dipimpin García-Martínez. Tanaman semak ini bisa tumbuh sampe lima meter tingginya. Yang unik dari tanaman ini adalah kayu jantungnya yang warnanya hitam pekat. Wah, keren banget ya, kayu hitam!

Warna gelap di batang bagian dalamnya ini kontras banget sama kelopak bunganya yang merah muda cerah. Karena ciri khasnya ini, masyarakat setempat ngasih julukan “Nyawa Hitam”. Sayangnya, hutan tempat tanaman ini hidup udah rusak, jadi spesies baru ini terancam punah di habitatnya sendiri. Sedih ya…

6. Daptomys sp. – Amazon Peru

Daptomys sp. – Amazon Peru

Balik lagi ke Amazon, tapi kali ini di Peru. Dalam ekspedisi yang dilakuin Conservation International, ada tim peneliti yang berhasil nemuin spesies tikus semi-akuatik baru. Namanya sementara Daptomys sp.. Habitatnya di perairan dangkal kayak rawa dan sungai kecil. Makanan utamanya serangga air dan invertebrata lainnya. Tikus air gitu deh!

Spesies ini punya adaptasi khusus buat hidup di air. Kaki belakangnya sebagian berselaput kayak bebek, dan kumisnya panjang banget, peka sama getaran air. Keren ya adaptasinya! Daptomys sp. ini cuma satu dari 27 spesies baru yang ditemuin dari ekspedisi selama 38 hari itu. Ada empat mamalia, delapan ikan, tiga amfibi, dan 10 kupu-kupu! Banyak banget ya hasil ekspedisinya!

7. Keita deniseae – Madagaskar

Keita deniseae – Madagaskar

Yang terakhir ada Keita deniseae, spesies liana baru yang ditemuin di hutan hujan tropis Madagaskar. Liana itu tanaman merambat gitu ya. Tanaman ini punya ciri khas struktur kayak “cakar” di batangnya. Fungsinya buat nyengkram dan manjat pohon inang di sekitarnya. Kayak hook gitu ya!

Uniknya lagi, kalo batang atau akar tanaman ini dipotong, bakal keluar aroma khas kayak marzipan. Marzipan itu loh, makanan manis dari almond. Aroma ini jadi pembeda Keita deniseae dari spesies liana lain di daerah itu. Wah, tanaman aja bisa wangi marzipan!


Gimana? Keren-keren kan penemuan spesies baru ini? Ternyata masih banyak banget ya misteri alam yang belum kita pecahin. Penemuan-penemuan ini bikin kita makin sadar betapa kayanya bumi kita dan betapa pentingnya buat kita menjaganya.

Nah, dari 7 spesies baru ini, mana nih yang paling bikin kamu penasaran? Atau mungkin kamu punya cerita lain tentang penemuan spesies baru? Yuk, cerita di kolom komentar! Siapa tau kita bisa diskusi seru soal keajaiban alam ini! 😄

Posting Komentar