MPLS 2025 Lancar? Ini 9 Contoh Laporan SD, SMP, SMA Siap Pakai!
Hai, teman-teman panitia MPLS! Pasti lagi sibuk banget menyiapkan atau bahkan sudah selesai menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) untuk tahun ajaran 2025/2026, ya? Nah, salah satu tugas penting setelah acara rampung adalah membuat laporan. Laporan ini nggak cuma buat dokumentasi, tapi juga evaluasi biar MPLS tahun depan makin kece!
MPLS itu ibarat pintu gerbang pertama buat peserta didik baru. Mereka jadi bisa kenalan sama lingkungan sekolah, mulai dari teman-teman baru, kakak kelas, para guru, sampai kurikulum dan fasilitas yang ada. Tujuannya jelas, supaya mereka merasa nyaman, semangat, dan dapat pengalaman belajar yang menyenangkan. Pokoknya, biar karakter dan profil lulusan yang diharapkan bisa terbentuk dari awal.
Mengingat betapa pentingnya MPLS, laporan kegiatannya juga harus dibuat dengan baik. Jangan sampai acara sukses, tapi laporannya malah bikin pusing. Biar nggak bingung, yuk kita intip beberapa contoh laporan MPLS dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, sampai SMA. Siapa tahu bisa jadi inspirasi buat laporan kalian!
Contoh Laporan MPLS 2025 SD, SMP, dan SMA¶
Contoh-contoh laporan ini diambil dari berbagai sumber, termasuk beberapa sekolah dan arsip berita. Formatnya bervariasi, tapi intinya sama: mendokumentasikan dan mengevaluasi kegiatan MPLS. Semoga bisa jadi panduan yang berguna buat kalian semua, ya!
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (1): SD Stella Maris BSD¶
Laporan MPLS dari SD Stella Maris BSD ini cukup lengkap, lho. Mereka punya bagian Kata Pengantar, Susunan Panitia, Tujuan, Peserta, Waktu & Tempat, sampai Rangkaian Acara lengkap dengan foto kegiatan. Ini bisa jadi contoh bagus buat sekolah yang pengin laporan detail.
KATA PENGANTAR
Puji syukur tak henti dipanjatkan karena kegiatan MPLS 2021/2022 di SD Stella Maris BSD bisa terlaksana dengan baik dan sesuai rencana. Meskipun dilaksanakan secara virtual, acara ini berhasil memberikan dampak positif dan kesan menyenangkan bagi peserta didik. Tema yang diangkat, “Menggali Potensi Diri Menjadi Pribadi yang Peduli,” sangat selaras dengan tagline sekolah. Terima kasih banyak kepada seluruh guru, peserta didik, dan orang tua atas dukungan serta kerja sama yang luar biasa!
DAFTAR ISI
* Kata Pengantar
* Susunan Panitia
* Tujuan
* Peserta
* Waktu & Tempat
* Acara
* Foto Kegiatan
* Penutup
SUSUNAN PANITIA
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Cisilia Tutut Susanti |
| Ketua | Tatik Trihandayani & Evi Forandari |
| Sekretaris | Lidia |
| Bendahara | Margaret |
| Sie Acara | Sinta dan Ninuk |
| Sie Perlengkapan | Yanti, Adriana, Yohanes M, Eko |
| Sie IT | Tim IT dan koordinator kelas |
| Sie Dokumentasi | Dwi Mulyanto |
| Pembuatan Video Profil Sekolah | Tim IT |
| Pembuatan Video Perkenalan Guru | Tim IT |
| Pembuatan Video Tata Tertib PJJ | Tim Kesiswaan |
| Pembuatan Video Kegiatan Ekskul | PIC Ekskul |
TUJUAN
Kegiatan MPLS ini punya beberapa tujuan penting. Pertama, membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, meskipun mereka belajar dari rumah. Kedua, mengarahkan mereka untuk mengenali potensi diri dan menumbuhkan karakter peduli. Selain itu, MPLS juga memperkenalkan dan menanamkan 9 karakter utama SD Stella Maris. Tujuannya juga untuk membangun semangat “I am a Stellamarian, I am a Caring Person” dan memotivasi peserta didik untuk membangun New Mindset, New Habit, New Creation di masa pandemi ini.
TEMPAT & WAKTU
MPLS ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Kegiatan berlangsung selama empat hari, yaitu dari tanggal 12 hingga 15 Juli 2021. Waktu pelaksanaannya setiap hari adalah pukul 07.45 hingga 10.00 WIB.
PESERTA
Seluruh peserta didik SD Stella Maris dari kelas 1 hingga kelas 6 ikut serta dalam kegiatan ini. Berikut adalah rincian jumlah peserta didik per kelas:
- Kelas 1: 49 peserta didik
- Kelas 2: 54 peserta didik
- Kelas 3: 71 peserta didik
- Kelas 4: 78 peserta didik
- Kelas 5: 56 peserta didik
- Kelas 6: 57 peserta didik
RUNDOWN MPLS (Contoh untuk Kelas 1)
Hari ke-1: Dimulai dengan upacara pembukaan MPLS yang meriah, melibatkan kolaborasi siswa SD dan TK sebagai petugas. Setelah itu, siswa kelas satu masuk ke link wali kelas masing-masing untuk perkenalan, menonton video lingkungan sekolah, dan mengenal para guru serta karyawan melalui video. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan dasar agar siswa merasa nyaman.
Hari ke-2: Peserta didik diajak menonton video kegiatan ekstrakurikuler SD, baik yang pernah dilakukan offline maupun online. Khusus kelas 1 dan 2, ada sesi perkenalan dengan kepala dan wakil kepala sekolah. Lalu, mereka diajak membuat kreasi topi nama bersama wali kelas, tujuannya untuk membuka new creation mereka.
Hari ke-3: Fokus pada penanaman karakter peduli. Ada berbagai kegiatan kreatif seperti membuat pohon karakter, membuat poster tentang caring person, dan menonton film bertema peduli yang kemudian didiskusikan dengan wali kelas. Di hari ini juga diinformasikan tata tertib selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Hari ke-4: Seluruh siswa kelas 1-6 mengikuti seminar tentang 9 karakter SD Stella Maris bersama narasumber dari PT. Ethos, Logos, Pathos. Kelas 1-3 melanjutkan kegiatan bermain peran tentang karakter yang sudah dipelajari. Kegiatan MPLS ditutup dengan testimoni peserta didik dan nonton bersama video kegiatan MPLS, meninggalkan kesan positif.
KEGIATAN MPLS SD STELLA MARIS
MPLS di SD Stella Maris tahun ajaran 2021-2022 sukses digelar secara virtual dan berjalan lancar. Kegiatan selama empat hari, dari 12 hingga 15 Juli 2021, sangat dinikmati oleh peserta didik. Mereka bahkan menyampaikan testimoni positif di acara penutupan, menunjukkan betapa berkesannya MPLS ini bagi mereka. Muatan kegiatan MPLS tahun ini selain pengenalan lingkungan sekolah juga menitikberatkan pada penanaman karakter.
Peserta didik diperkenalkan dengan 9 karakter khas SD Stella Maris: independent, respectful, curious, caring, enthusiastic, creative, responsible, self-directed, dan toleran. Sejalan dengan tagline sekolah “I am a Stellamarian, I am a Caring Person,” MPLS juga fokus menanamkan karakter peduli. Oleh karena itu, tema “Menggali Potensi Diri Menjadi Pribadi yang Peduli” diangkat sebagai inti kegiatan tahun ini.
Hari pertama diawali dengan upacara pembukaan yang melibatkan kolaborasi siswa SD dan TK sebagai petugas. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Janji Siswa dibacakan oleh siswa SD, sedangkan doa dan dirigen lagu Indonesia Raya dibawakan oleh siswa TK. Kepala Sekolah SD Stella Maris, Ibu Cisilia Tutut Susanti, bertindak sebagai pembina upacara. Setelah upacara, peserta didik masuk ke link wali kelas masing-masing untuk perkenalan, menonton video lingkungan sekolah dan fasilitasnya, serta mengenal jajaran guru dan karyawan melalui video.
Pada hari kedua, peserta didik diajak menonton video kegiatan ekstrakurikuler SD, baik yang offline maupun online. Kelas 1 dan 2 berkesempatan berkenalan dengan kepala dan wakil kepala sekolah, kemudian membuat kreasi topi nama bersama wali kelas untuk menumbuhkan kreativitas. Kelas 2 menonton video tentang karakter peduli, sementara kelas 3 dan 4 mengikuti seminar “Karakter Peduli” dengan pembicara motivator yang kebetulan adalah orang tua murid. Kelas 5 dan 6 mengadakan talk show dengan alumni SD yang sukses bekerja di Google Australia, Edbert Pratama, berbagi pengalaman belajar dan tips meraih sukses.
Hari ketiga berfokus pada penggalian potensi diri dan penanaman karakter peduli melalui berbagai kegiatan. Ada sesi membuat pohon karakter, membuat poster tentang caring person, dan menonton film bertema caring person yang kemudian didiskusikan dengan wali kelas. Kelas 5 dan 6 berdiskusi dengan wali kelas tentang penanaman karakter peduli dan 9 karakter SD, serta persiapan menghadapi Ujian Sekolah (US) khususnya untuk kelas 6. Di hari ini, tata tertib selama PJJ juga diinformasikan untuk menanamkan karakter disiplin.
Hari keempat, seluruh peserta didik kelas 1-6 mengikuti seminar tentang 9 karakter SD Stella Maris bersama Kak Jessica dan Kak Rina dari PT. Ethos, Logos, Pathos. Kelas 1-3 melanjutkan kegiatan bermain peran mengenai karakter-karakter yang telah dipelajari. Sementara itu, peserta didik kelas 4-6 berdiskusi dalam breakout room tentang 9 karakter SD, lalu mempresentasikannya di main room. Kegiatan MPLS ini ditutup dengan sesi testimoni peserta didik dan nonton bersama video rangkuman kegiatan MPLS.
FOTO-FOTO KEGIATAN MPLS
(Beberapa kolase foto kegiatan MPLS berlangsung, menunjukkan anak-anak berinteraksi secara virtual, membuat kerajinan, dan mengikuti seminar.)
PENUTUP
Demikianlah laporan MPLS ini kami buat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Sekolah Stella Maris dan semua pihak yang telah terlibat. Terima kasih banyak atas dukungan yang luar biasa, sehingga seluruh rangkaian kegiatan MPLS dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Kolaborasi dan sinergitas yang baik antara tim leader, tim guru, seluruh peserta didik, dan para orang tua murid telah menghasilkan acara dan kegiatan yang sangat bermakna bagi peserta didik SD Stella Maris.
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (2): SDN Tandang 03¶
Laporan dari SDN Tandang 03 ini cukup ringkas tapi padat informasi. Cocok buat kalian yang butuh laporan simpel namun mencakup poin-poin penting.
MPLS SDN TANDANG 03
MPLS di SDN Tandang 03 adalah kegiatan awal masuk sekolah yang dirancang untuk memperkenalkan program, sarana dan prasarana sekolah, serta cara belajar. Selain itu, MPLS juga bertujuan menanamkan konsep pengenalan diri dan membina kultur sekolah sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu penuh, dari tanggal 17 Juli hingga 28 Juli 2023.
Tercatat ada 56 siswa baru yang resmi diterima di SDN Tandang 03. Selama periode MPLS, berbagai kegiatan menarik dilaksanakan untuk membantu para siswa beradaptasi. Jadwal kegiatan MPLS kelas 1 disusun sedemikian rupa agar interaktif dan informatif.
JADWAL KEGIATAN MPLS KELAS 1 SDN TANDANG
Minggu Pertama (17-21 Juli 2023):
* Senin: Upacara Pembukaan MPLS, perkenalan Kepala Sekolah dan Guru Kelas 1. Sesi ice-breaking untuk memecah kekakuan dan membangun keakraban antar siswa baru. Pengenalan area sekolah (kantin, toilet, UKS, lapangan) dengan tur singkat.
* Selasa: Pembiasaan baris-berbaris dan menyanyikan lagu nasional/daerah. Pengenalan tata tertib sekolah yang sederhana dan mudah dipahami anak. Kegiatan mewarnai gambar tema sekolah dan cita-cita.
* Rabu: Sesi cerita dongeng bertema persahabatan dan pentingnya menjaga kebersihan. Praktek menjaga kebersihan diri (cuci tangan yang benar, pakai masker). Sesi bermain bersama dengan permainan edukatif yang melatih motorik halus dan kasar.
* Kamis: Pengenalan program literasi sederhana (membaca buku cerita bergambar). Lomba membaca puisi pendek atau bernyanyi lagu anak-anak. Edukasi tentang bahaya jajan sembarangan dan pentingnya makan makanan sehat.
* Jumat: Kegiatan olahraga ringan dan permainan di lapangan. Membuat kerajinan tangan sederhana (misal: topi dari kertas) secara berkelompok. Evaluasi ringan dan pemberian reward untuk partisipasi aktif.
Minggu Kedua (24-28 Juli 2023):
* Senin: Pengenalan lingkungan sekitar sekolah (pos polisi, puskesmas terdekat, taman kota) dengan kunjungan singkat. Edukasi tentang keselamatan di jalan raya. Sesi tanya jawab tentang hal-hal yang sudah dipelajari.
* Selasa: Mengenal profesi di sekolah (penjaga sekolah, petugas kebersihan, tata usaha) dan peran mereka. Lomba kebersihan kelas (persiapan awal). Praktik menabung di koperasi sekolah atau celengan pribadi.
* Rabu: Nonton film edukasi pendek tentang pentingnya belajar dan meraih cita-cita. Diskusi ringan tentang hobi dan minat siswa. Sesi sharing pengalaman positif selama MPLS.
* Kamis: Pengenalan beberapa ekstrakurikuler yang ada di sekolah (misal: drumband, tari, pramuka) dengan demonstrasi singkat. Sesi bermain peran (role play) tentang sopan santun di sekolah.
* Jumat: Kegiatan penutupan MPLS dengan penampilan bakat siswa. Pembacaan kesan dan pesan siswa selama MPLS. Pemberian sertifikat atau piagam partisipasi. Foto bersama seluruh siswa baru dan guru.
FOTO UPACARA PEMBUKAAN MPLS SDN TANDANG 03
(Foto-foto upacara pembukaan MPLS, siswa berbaris rapi, guru-guru mendampingi. Beberapa foto kegiatan siswa di kelas saat mewarnai atau bermain.)
Contoh Laporan MPLS 2025 SD (3): SD Negeri Bumi Ceria¶
Laporan dari SD Negeri Bumi Ceria ini fokus pada “MPLS Ramah” sesuai panduan Kemendikbud. Ada penekanan pada karakter 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang menarik!
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PURWOSARI
SD NEGERI BUMI CERIA
Jl. Merpati No.8, Kec. Purwosari, Kab. Purwosari
Email: sdbumiceria@purwosari.sch.id | Telp: (0273)123456
Kode Pos: 56321
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SD NEGERI BUMI CERIA
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
MPLS Ramah di SD Negeri Bumi Ceria dilaksanakan berdasarkan panduan Kemendikdasmen. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, didesain agar edukatif, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter. Fokus utamanya adalah menginternalisasi Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) pada peserta didik baru. Pendekatan ramah ini memastikan siswa merasa aman dan nyaman sejak hari pertama di sekolah.
II. TUJUAN
Kegiatan MPLS ini punya beberapa tujuan penting. Pertama, menumbuhkan karakter 7KAIH pada diri siswa. Kedua, membina interaksi positif antara siswa dengan seluruh warga sekolah. Selain itu, MPLS juga bertujuan mengenalkan sarana, lingkungan sekitar, visi-misi, kurikulum, ekstrakurikuler, dan budaya sekolah. Dengan demikian, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan baik dan semangat belajar.
III. WAKTU & TEMPAT
MPLS Ramah ini dilaksanakan selama lima hari kerja, yaitu dari Senin sampai Jumat, tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB setiap harinya. Seluruh rangkaian acara berlangsung di lingkungan SD Negeri Bumi Ceria, memanfaatkan fasilitas sekolah untuk berbagai kegiatan.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS ini adalah 80 siswa baru kelas I yang akan memulai perjalanan belajar mereka di SD Negeri Bumi Ceria. Panitia penyelenggara terdiri dari Kepala Sekolah, 8 guru pembimbing, dan 16 siswa kelas IV-VI yang berperan sebagai pendamping. Kehadiran siswa senior sebagai pendamping membantu menciptakan suasana yang akrab dan mendukung.
V. SUSUNAN PANITIA
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Ibu D. Sri Handayani, S.Pd (Kepala Sekolah) |
| Ketua | Bapak A. Yudha Pratama, S.Pd |
| Sekretaris | Ibu N. Ratna Sari |
| Bendahara | Bapak F. Agus Wibowo |
| Sie | Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan |
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
Hari 1: Sekolahku Ramah dan Menyenangkan
Dimulai dengan Pertemuan Pagi Ceria yang meliputi senam bersama, menyanyikan lagu kebangsaan, dan berdoa. Kemudian, dilakukan penumbuhan karakter 7KAIH melalui cerita dan senam interaktif. Siswa diajak tur lingkungan sekolah untuk mengenal denah, sarana, dan prasarana. Hari ditutup dengan refleksi singkat untuk mengulas kegiatan.
Hari 2: Aku dan Teman Baruku
Diawali dengan Pagi Ceria yang semangat. Ada sesi ice-breaking dan permainan untuk membantu siswa mengenal teman dan guru baru. Pengenalan profil lulusan sekolah dan budaya sekolah disampaikan secara ringan dan interaktif. Refleksi singkat mengakhiri kegiatan hari kedua.
Hari 3: Aku Peduli Lingkungan
Dimulai dengan Pagi Ceria seperti biasa. Kemudian, siswa diajak kerja bakti ringan di halaman sekolah untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan. Ada juga pengenalan lingkungan sekitar sekolah, termasuk kunjungan singkat ke kelurahan terdekat. Hari ditutup dengan sesi refleksi.
Hari 4: Hidup Bersih & Sehat
Kegiatan diawali dengan Pagi Ceria. Kemudian, ada sesi cek kesehatan sederhana dan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sekolah. Edukasi tentang makan sehat dan pencegahan isu sosial seperti NAPZA atau judi online juga disampaikan. Refleksi singkat kembali menutup hari.
Hari 5: Pengenalan Ekstra dan Penutupan
Dimulai dengan Pagi Ceria yang ceria. Siswa diperkenalkan dengan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Peneguhan komitmen sekolah ramah disampaikan untuk memastikan suasana belajar yang positif. Kegiatan ditutup dengan gerak dan refleksi bersama.
VII. HASIL
Selama MPLS, siswa menunjukkan partisipasi aktif dan terlihat nyaman mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka mulai menunjukkan karakter 7KAIH dalam interaksi dan perilaku sehari-hari. Terjalinnya interaksi positif antara siswa baru dengan warga sekolah lainnya menjadi poin penting. Selain itu, guru juga mendapatkan gambaran awal mengenai karakter dan potensi siswa baru.
VIII. EVALUASI
Seluruh kegiatan MPLS dilaksanakan sesuai dengan prinsip MPLS Ramah. Tidak ada pemaksaan atau pemberian tugas yang tidak relevan dengan tujuan pengenalan lingkungan sekolah. Suasana yang dibangun kondusif, mendidik, dan menyenangkan bagi peserta didik. Pengawasan dari para guru juga memadai untuk memastikan keamanan dan kenyamanan siswa.
IX. PENUTUP
Laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi kegiatan MPLS Ramah di SD Negeri Bumi Ceria. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan memberikan dukungan. Semoga kegiatan ini memberikan bekal terbaik bagi peserta didik baru dalam memulai perjalanan pendidikan mereka.
Purwosari, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
A. Yudha Pratama, S.Pd
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (1): SMP Negeri 22 Surabaya¶
Laporan ini cukup terstruktur, membagi kegiatan menjadi Pra-MPLS dan Hari ke-1 MPLS. Detail kegiatan per hari membantu kita melihat alur acaranya.
LAPORAN MPLS
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
SMP NEGERI 22 SURABAYA
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
KEGIATAN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
MPLS adalah kegiatan yang diselenggarakan sekolah untuk memperkenalkan peserta didik baru pada segala hal yang berhubungan dengan lingkungan belajar mereka. Perkenalan ini tidak hanya sebatas antar murid baru atau dengan kakak kelas dan guru, tetapi juga mencakup pengenalan program, sarana prasarana sekolah, cara belajar efektif, penanaman konsep pengenalan diri, dan pembinaan awal kultur sekolah.
Pra-MPLS dilaksanakan pada hari Senin, 17 Juli 2023, sebagai persiapan. Sementara itu, pelaksanaan MPLS inti berlangsung selama tiga hari, yaitu pada Selasa, Kamis, dan Jumat, tanggal 18, 20, dan 21 Juli 2023. Panitia penyelenggara MPLS ini adalah guru, karyawan, dan anggota OSIS yang bekerja sama.
PRA-MPLS
SENIN, 17 JULI 2023
Rincian Kegiatan
Kegiatan Pra-MPLS pada Senin, 17 Juli 2023, mencakup beberapa rincian penting. Pertama, ada pengarahan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan pembentukan gugus-gugus. Kemudian, dilaksanakan latihan PBB dan gladi bersih Upacara Pembukaan MPLS, yang penting untuk kedisiplinan.
Selanjutnya, ada pengenalan pendamping gugus dan tepuk PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) yang bertujuan mengenalkan nilai-nilai karakter. Pengenalan Mars SMPN 22 Surabaya diikuti dengan menyanyikan bersama untuk menumbuhkan rasa cinta sekolah. Lalu, ada tepuk PPP (Profil Pelajar Pancasila) untuk mengenalkan dimensi Profil Pelajar Pancasila kepada siswa baru.
Kegiatan juga mencakup pemberian informasi mengenai MPLS, dilengkapi pendampingan pembuatan Twibbon untuk menyemarakkan acara. Kegiatan pra-MPLS ditutup dengan pembiasaan sholat berjamaah, menunjukkan komitmen sekolah pada pembinaan spiritual.
FOTO PRA-MPLS
(Kolase foto kegiatan Pra-MPLS: siswa latihan PBB, pembentukan gugus, suasana sharing dengan pendamping OSIS, atau saat sholat berjamaah.)
MPLS HARI KE-1
SELASA, 18 JULI 2023
Rincian Kegiatan
Kegiatan MPLS hari pertama pada Selasa, 18 Juli 2023, dimulai dengan Upacara Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Sekolah. Setelah itu, ada sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dari Kepala BNN, yang sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa. Siswa juga mengerjakan soal Pretest MPLS 2023 menggunakan Google Form untuk mengukur pemahaman awal mereka.
Penyampaian materi MPLS meliputi Wawasan Wiyata Mandala, Kesadaran Berbangsa dan Bernegara, serta cara belajar efektif. Pengenalan program sekolah dan menghafalkan Mars SMP Negeri 22 Surabaya melalui YouTube juga menjadi bagian penting. Siswa diajak membuat yel-yel gugus dan pendataan prestasi siswa oleh kakak pendamping gugus untuk membangun kekompakan. Kegiatan MPLS hari pertama ditutup dengan pembiasaan sholat berjamaah.
FOTO MPLS HARI KE-1
(Kolase foto kegiatan MPLS Hari ke-1: Upacara pembukaan, siswa mendengarkan sosialisasi BNN, siswa mengerjakan pretest via HP/laptop, suasana pembuatan yel-yel gugus.)
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (2): SMP Negeri 22 Bandung¶
Laporan dari SMP Negeri 22 Bandung ini sangat komprehensif, apalagi karena dilaksanakan di tengah pandemi. Mereka membahas latar belakang, landasan hukum, tujuan, konsep pelaksanaan virtual, hingga instrumen evaluasi. Ini cocok buat sekolah yang ingin laporan super detail.
SMP NEGERI 22 BANDUNG
Jl. W. R. Supratman No. 24 Tlp (022) 7271182 Bandung 40121
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena rahmat dan karunia-Nya, Laporan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2021-2022 dapat tersusun di tengah kondisi pandemi Covid-19. Laporan ini merupakan wujud realisasi Program Sekolah/Kesiswaan dan Permendikbud No. 18 tahun 2016. Kami berharap Kegiatan MPLS ini dapat terlaksana sesuai harapan, dan semoga Allah SWT membalas segala upaya serta kebaikan yang telah dilakukan.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
MPLS adalah kegiatan yang dilaksanakan di setiap awal tahun pelajaran untuk menyambut peserta didik baru. Berdasarkan Permendikbud No. 18 Tahun 2016, MPLS bertujuan mendukung proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Kegiatan ini dirancang edukatif dan kreatif, mewujudkan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan dan aman. Di sini, peserta didik diperkenalkan dengan kondisi, potensi, prasarana, dan kultur budaya sekolah.
Pandemi Covid-19 sangat memengaruhi proses belajar mengajar di sekolah, mengubah pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berbasis daring. Konsep PJJ ini juga diterapkan dalam MPLS. Sejalan dengan situasi pandemi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Bandung, MPLS SMP Negeri 22 Bandung tahun 2021 mengusung tema “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”. Seluruh kegiatan diikuti peserta didik dari rumah masing-masing, dikendalikan dan dievaluasi secara daring oleh sekolah.
LANDASAN HUKUM
Pelaksanaan MPLS ini didasari oleh berbagai peraturan penting. Mulai dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, hingga Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru. Ada juga Permendikbud yang mengatur tentang pencegahan tindak kekerasan, kawasan tanpa rokok, dan penumbuhan budi pekerti. Bahkan, keputusan bersama 4 Menteri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi turut menjadi acuan.
TUJUAN
Menurut Permendikbud Nomor 18 tahun 2016, MPLS memiliki beberapa tujuan utama. Di antaranya, mengenali potensi diri peserta didik baru dan membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah. MPLS juga bertujuan menumbuhkan motivasi dan cara belajar efektif, mengembangkan interaksi positif antarwarga sekolah, serta menumbuhkan perilaku positif seperti kejujuran dan kedisiplinan. Semua ini demi mewujudkan peserta didik yang berintegritas dan semangat gotong royong.
TEMA
Tema yang diusung untuk MPLS tahun pelajaran 2021-2022 adalah: “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”. Tema ini sangat relevan dengan kondisi pembelajaran daring yang menuntut kreativitas dan inovasi.
WAKTU PELAKSANAAN
Pelaksanaan MPLS kelas VII tahun pelajaran 2021-2022 dilaksanakan selama 5 hari. Kegiatan berlangsung pada Hari Senin, Rabu hingga Sabtu, tanggal 19, 21 hingga 24 Juli 2021. Waktu pelaksanaannya setiap hari adalah pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, menunjukkan komitmen sekolah untuk mengisi MPLS dengan padat dan bermanfaat.
PESERTA
Peserta yang mengikuti kegiatan MPLS di SMP Negeri 22 Bandung tahun pelajaran 2021-2022 adalah seluruh peserta didik baru kelas VII. Mereka berjumlah sekitar 8 rombongan belajar, yang siap memulai perjalanan baru di jenjang SMP.
SUSUNAN PANITIA MPLS
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Drs. H. Kusmana, M.Pd |
| Pengarah | Elih Maleha, S.Pd |
| Ketua | Shaumi Novita, S.Pd |
| Sekretaris | Kania Dewi, S.Pd |
| Bendahara | Kidir Purnomo, S.E |
| PPID | Sri Suryanti, M.Pd |
| Anggota | Drs. Firman Saleh, Dzakiyyah Latifah Nuraini, S.Pd, Asep Sujana, M.Pd, Dwi Hastuti, S.Pd, Irfah Nurtsani, S.Pd, Salma Aulia Suhermiati, S.Pd, Herlina, S.Th, Dwi Widaningtias, S.Pd |
PENDANAAN
Pendanaan untuk kegiatan MPLS ini berasal dari alokasi anggaran sekolah yang telah disetujui. Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, seperti penyediaan platform daring, materi, honor narasumber (jika ada dari luar), serta kebutuhan operasional panitia selama kegiatan berlangsung. Pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel.
BAB II
KONSEP MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
Pengenalan Lingkungan Sekolah
MPLS adalah momentum terbaik untuk memperkenalkan kondisi, potensi, prasarana, dan kultur budaya sekolah. Berbagai kegiatan dirancang untuk hal ini.
Mengenali Potensi Diri Peserta Didik
- Kegiatan Wajib: Pengisian formulir biodata peserta didik baru oleh orang tua/wali melalui Google Form dan kegiatan pengenalan peserta didik baru melalui media virtual.
- Kegiatan Pilihan: Diskusi konseling dengan guru BK, memperkenalkan kegiatan kepramukaan dan ekstrakurikuler yang ada di sekolah, serta melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap diskusi virtual.
Membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah
- Kegiatan Wajib: Pengenalan warga sekolah (kepala sekolah, pendidik, dan tenaga kependidikan). Pengenalan visi-misi, lagu mars dan hymne sekolah, kegiatan pembiasaan, cara belajar, dan tata tertib sekolah. Pengenalan fasilitas sarana dan prasarana sekolah.
- Kegiatan Pilihan: Memberikan contoh penggunaan pakaian seragam lengkap dengan atribut. Memperkenalkan lingkungan area sekolah dan sarana prasarana serta kegunaannya melalui video secara virtual. Menginformasikan fasilitas-fasilitas umum yang terdapat di sekolah.
Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif
- Kegiatan Wajib: Memberikan motivasi kepada peserta didik baru untuk semangat dalam belajar. Memberikan informasi tata cara menggunakan media untuk belajar seperti Google Classroom, Gmail sekolah, dan media belajar lainnya. Pengenalan etika komunikasi, termasuk tata cara menyapa/berbicara menggunakan Bahasa Indonesia yang baik.
- Kegiatan Pilihan: Mendatangkan narasumber ahli untuk berbagi materi bermanfaat. Memberikan tips cara belajar efektif.
Mengembangkan interaksi positif antarpeserta didik dan warga sekolah lainnya
- Kegiatan Wajib: Pembiasaan salam, senyum, sapa, sopan dan santun. Pengenalan etika pergaulan antarpeserta didik, dan antara peserta didik dengan guru serta tenaga kependidikan.
- Kegiatan Pilihan: Mengajak peserta didik aktif dalam berbagai kegiatan sekolah seperti pentas seni dan literasi. Mengadakan kegiatan yang menjalin keakraban antar peserta didik melalui permainan atau diskusi kelompok (memanfaatkan media daring).
Menumbuhkan perilaku positif
- Kegiatan Wajib: Kegiatan penanaman dan penumbuhan akhlak serta karakter peserta didik. Memperkenalkan kegiatan pembiasaan keagamaan dan literasi kepada peserta didik baru.
- Kegiatan Pilihan: Mengajak peserta didik untuk beribadah sesuai agamanya masing-masing. Mengajak peserta didik untuk gemar membaca demi meningkatkan kemampuan literasi.
Pencegahan Covid-19 dan Cara Pencegahannya
Di tengah pandemi Covid-19, aspek kesehatan menjadi prioritas utama. Sekolah memberikan edukasi intensif mengenai protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan. Disinfeksi rutin fasilitas sekolah juga dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap steril. Siswa diajarkan pentingnya self-quarantine jika merasa tidak sehat.
Konsep MPLS “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri”
MPLS 2021 di SMP Negeri 22 Bandung mengambil tema yang sangat relevan dengan situasi saat itu. Seluruh kegiatan MPLS diikuti oleh peserta didik dari rumah masing-masing, dan dikendalikan serta dievaluasi secara daring (online) oleh panitia. Berbagai teknologi informasi seperti Zoom, Google Classroom, Google Form, dan Group Whatsapp dimanfaatkan secara maksimal dalam kegiatan daring ini. Keberhasilan aplikasi sistem informasi sangat tergantung pada sarana pendukung lainnya, seperti ketersediaan gawai (komputer, laptop, dan handphone).
Kegiatan MPLS ini dapat dilaksanakan secara virtual langsung (live), record course, atau gabungan dari keduanya. Jenis kegiatannya sangat beragam, meliputi pematerian oleh narasumber, pengenalan kondisi sekolah, penyampaian informasi terkait pembelajaran daring, penguatan karakter, serta diskusi antar peserta didik dan orang tua. Ada juga interaksi antara peserta didik, pendidik, dan wali kelas, sesi tanya jawab, penugasan, hingga evaluasi menyeluruh.
Setelah melaksanakan kegiatan MPLS secara daring, panitia akan mengevaluasi dan menilai hasil capaian serta tugas peserta didik. Teknik penilaian disesuaikan dengan jenis kegiatan, meliputi observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, dan angket. Instrumen yang digunakan harus mampu mengukur kemampuan peserta didik selama kegiatan daring. Setelah penilaian, panitia berkewajiban memberikan feedback dan menyampaikan hasil belajar kepada peserta didik.
Skenario Kegiatan MPLS
Melihat situasi pandemi dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbatas di Kota Bandung, MPLS 2021 dilaksanakan sepenuhnya secara daring. Hal terpenting adalah kesehatan dan keamanan peserta didik dari penyebaran Covid-19. Beberapa skenario pelaksanaan di antaranya:
* Skenario Full Online: Seluruh kegiatan dilakukan via platform daring seperti Zoom atau Google Meet, dengan materi disampaikan melalui video atau presentasi interaktif.
* Skenario Hybrid (terbatas): Jika diizinkan, mungkin ada sesi singkat tatap muka untuk hal-hal esensial dengan protokol kesehatan ketat, sisanya daring. Namun, pada 2021, lebih banyak full online.
* Skenario Asynchronous: Materi diunggah ke Google Classroom atau platform lain, siswa mempelajarinya secara mandiri dalam waktu yang ditentukan, dan mengumpulkan tugas. Sesi sinkron hanya untuk diskusi atau tanya jawab.
BAB III
STRATEGI PELAKSANAAN
Pada bagian ini dipaparkan teknis pelaksanaan MPLS di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari, mencakup PLS, Bandung Masagi, dan Kepramukaan.
Teknis Pelaksanaan MPLS
Pra MPLS
Kegiatan Pra MPLS dilakukan untuk mempersiapkan segala hal agar pelaksanaan MPLS berjalan lancar. Beberapa tahapan yang dilakukan panitia dan wali kelas:
1. Pembentukan panitia penyelenggara MPLS, terdiri dari Penanggung Jawab, Sekretaris, Bendahara, Humas/PPID, dan Anggota Pelaksana.
2. Pembagian kelas/kelompok peserta didik baru (8 rombel). Wali kelas menghubungi orang tua/peserta didik via WhatsApp atau nomor HP, lalu memasukkan mereka ke grup WhatsApp kelas untuk informasi MPLS.
3. Humas/PPID menyosialisasikan pelaksanaan MPLS melalui web dan media sosial sekolah untuk memastikan semua peserta didik dapat mengikuti.
4. Rapat persiapan kegiatan MPLS secara daring via grup WhatsApp dan Zoom Meeting.
5. Mempersiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan saat MPLS (misal: akun Zoom, materi digital).
6. Mempersiapkan panduan dan materi untuk dibagikan kepada peserta didik.
7. Panitia menyusun jadwal kegiatan harian MPLS.
8. Panitia menyusun jurnal pemantauan kegiatan MPLS, memantau konsisten, dan melaporkan hasilnya.
Pelaksanaan MPLS
Pelaksanaan MPLS “Walau Pandemi tetap Berkreasi, dengan MPLS Mari Gali Potensi Diri” di SMP Negeri 22 dilaksanakan selama 5 hari, mulai 19 Juli s.d 24 Juli 2021 sesuai kalender pendidikan. Kegiatan MPLS dilakukan secara daring menggunakan media online. Beberapa langkah teknis yang dilakukan Panitia Penyelenggara:
1. Melakukan briefing sebelum kegiatan MPLS dilaksanakan.
2. Memastikan fasilitas pendukung kegiatan MPLS daring berfungsi baik (internet, platform).
3. Mempersiapkan materi dan informasi yang akan disampaikan.
4. Mengkondisikan peserta didik baru agar dapat mengikuti MPLS dengan tertib.
5. Melaksanakan kegiatan MPLS sesuai jadwal yang telah disusun.
6. Mengatasi berbagai kendala yang mungkin terjadi selama pelaksanaan (misal: masalah jaringan).
7. Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan MPLS (screenshot, rekaman).
8. Mencatat hal-hal penting pada jurnal kegiatan MPLS.
9. Melaporkan hasil kegiatan MPLS sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
BAB IV
INSTRUMEN EVALUASI
Penilaian menjadi faktor penting dalam keberhasilan sebuah program. Penilaian bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perlakuan yang telah diberikan berhasil mengubah perilaku peserta didik. Berikut disajikan indikator dan instrumen penilaian kegiatan MPLS:
Kegiatan Spiritual
Kegiatan spiritual ini disesuaikan dengan keyakinan dan agama peserta didik. Kegiatan ini diisi oleh peserta didik dengan jujur dan dipantau oleh orang tua. Indikator kegiatan spiritual yang dapat dinilai, antara lain:
* Beribadah tepat waktu.
* Sholat Dhuha (bagi yang Muslim).
* Membaca Kitab Suci.
Kegiatan Sosial
Penilaian keterampilan sikap sosial dilakukan untuk mengetahui perkembangan sikap sosial peserta didik selama mengikuti MPLS. Penilaian sikap sosial ini dilakukan oleh wali kelas sebagai pembimbing kelompok:
Aspek Penilaian Disiplin dan Tanggung Jawab:
* Hadir tepat waktu pada kegiatan MPLS daring.
* Patuh pada tata tertib kegiatan MPLS.
* Mengikuti setiap pematerian saat kegiatan MPLS.
* Mengerjakan tugas sesuai dengan petunjuk yang diberikan.
* Mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Rubrik penilaian ini dilengkapi dengan skala atau deskripsi untuk setiap indikator, agar penilaian lebih objektif. Angket MPLS juga disebarkan kepada peserta didik dan orang tua untuk mendapatkan feedback langsung mengenai kepuasan dan saran perbaikan. Angket ini mencakup pertanyaan tentang kualitas materi, kelancaran teknis, dan manfaat yang dirasakan dari MPLS daring.
BAB V
PENUTUP
PENUTUP
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tahun pembelajaran 2021-2022 telah sukses dilaksanakan secara daring (online). Kegiatan MPLS ini diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas VII SMP Negeri 22 Bandung. Ini adalah realisasi dari salah satu tujuan sekolah untuk memperkenalkan peserta didik baru terhadap lingkungan sekolah.
Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, peserta didik SMP Negeri 22 Bandung dapat mengenali potensi diri, meningkatkan kompetensi, menjadi produktif, dan terus semangat belajar. MPLS virtual ini menjadi pengalaman unik yang membentuk adaptasi siswa terhadap teknologi.
Bandung, Juli 2021
Contoh Laporan MPLS 2025 SMP (3): SMP Negeri Gunung Sari¶
Laporan dari SMP Negeri Gunung Sari ini juga mengusung konsep “MPLS Ramah” dengan fokus pada karakter Pelajar Pancasila. Struktur laporannya ringkas dan informatif.
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GUNUNG SARI
SMP NEGERI GUNUNG SARI
Jl. Merdeka No.10, Kec. Gunungsari, Kab. Gunungsari
Email: smpngunungsari@gunungsari.sch.id | Telp: (0272) 345678
Kode Pos: 54321
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SMP NEGERI GUNUNG SARI
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
MPLS Ramah di SMP Negeri Gunung Sari bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah secara inklusif, edukatif, dan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada enam prinsip utama: ramah, edukatif, inklusif, partisipatif, fleksibel, dan aman. Konsep ini menjamin pengalaman orientasi yang positif dan membangun.
II. TUJUAN
Kegiatan MPLS ini memiliki beberapa tujuan kunci. Pertama, menumbuhkan karakter Pelajar Pancasila melalui Gerakan 7 Kebiasaan dan Pertemuan Pagi. Kedua, mengenalkan warga sekolah seperti guru, tenaga kependidikan, dan anggota OSIS. Selain itu, MPLS juga bertujuan mengenalkan sarana-prasarana dan lingkungan sekitar sekolah. Tujuan lainnya adalah menyampaikan visi-misi, kurikulum intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, budaya sekolah, serta melakukan pencegahan isu sosial seperti kekerasan, NAPZA, dan judi online.
III. WAKTU & TEMPAT
MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari, dari Senin sampai Jumat, tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan berlangsung setiap hari dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Seluruh rangkaian acara diselenggarakan di lingkungan SMP Negeri Gunung Sari, memanfaatkan berbagai fasilitas sekolah untuk mendukung pembelajaran dan interaksi.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS adalah 140 siswa baru Kelas VII yang siap memulai jenjang pendidikan di SMP Negeri Gunung Sari. Panitia penyelenggara kegiatan ini sangat kolaboratif, terdiri dari Kepala Sekolah, 25 guru pembimbing, dan 30 anggota OSIS. Keterlibatan OSIS sangat membantu dalam menciptakan suasana yang akrab dan dinamis bagi siswa baru.
V. SUSUNAN PANITIA
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Ibu Dra. N. Wulandari, M.Pd |
| Ketua | Bapak H. Teguh Ramadhan, S.Pd |
| Sekretaris | Ibu E. Rini Astuti, S.Pd |
| Bendahara | Ibu Y. Meli Larasati |
| Sie | Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan |
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
Hari ke-1: Dimulai dengan Gerakan 7KAIH dan Pertemuan Pagi Ceria, menciptakan suasana positif sejak awal. Kemudian, siswa diajak tur untuk mengenal sarana-prasarana sekolah. Ada sesi pengenalan guru dan siswa baru, ditutup dengan refleksi pagi.
Hari ke-2: Diawali dengan ice-breaking untuk mencairkan suasana dan sesi pengenalan warga sekolah. Dilanjutkan dengan penguatan karakter Pelajar Pancasila dan pembacaan profil lulusan sekolah. Kegiatan hari kedua diakhiri dengan refleksi.
Hari ke-3: Fokus pada bakti sosial di lingkungan sekolah, menumbuhkan kepedulian. Ada edukasi pencegahan kekerasan, NAPZA, dan judi online yang sangat penting. Siswa juga diajak mengenal lingkungan sekitar sekolah, lalu ditutup dengan refleksi.
Hari ke-4: Pengantar kurikulum intrakurikuler dan kokurikuler diberikan agar siswa paham alur pembelajaran. Pengenalan ekstrakurikuler dan budaya sekolah dilakukan untuk menggali minat siswa. Hari keempat diakhiri dengan refleksi bersama.
Hari ke-5: Sosialisasi visi-misi dan tujuan sekolah menjadi penutup yang bermakna. Dilakukan asesmen literasi dan numerasi awal untuk memetakan kemampuan siswa. Peneguhan komitmen sekolah ramah dan penutupan kegiatan dengan gerak dan refleksi.
VII. HASIL
Selama MPLS, siswa aktif mengikuti seluruh kegiatan dan menunjukkan perkembangan karakter Pelajar Pancasila. Interaksi positif antara siswa dengan guru dan anggota OSIS terjalin dengan baik, menciptakan lingkungan yang mendukung. Siswa juga berhasil memahami sarana-prasarana, kultur sekolah, dan menunjukkan kesiapan belajar awal mereka.
VIII. EVALUASI
Pelaksanaan MPLS sepenuhnya sesuai dengan prinsip MPLS Ramah. Kegiatan berlangsung secara inklusif, edukatif, dan yang terpenting, tanpa praktik perundungan atau kekerasan. Pengawasan dari para guru juga memadai, memastikan setiap siswa merasa aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan.
IX. PENUTUP
Laporan ini disusun sebagai dokumentasi resmi dan bentuk akuntabilitas pelaksanaan MPLS Ramah di SMP Negeri Gunung Sari. Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses dan lancar. Semoga MPLS ini menjadi awal yang baik bagi siswa baru.
Gunung Sari, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
H. Teguh Ramadhan, S.Pd
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (1): SMA Jambi 2019¶
Laporan SMA Jambi ini membahas MPLS dari perspektif yang lebih mendalam, termasuk review materi SMP dan rangsangan percaya diri siswa. Ini sangat cocok untuk SMA yang punya fokus akademik dan pengembangan diri.
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS)
SMA
JAMBI 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. KATA PENGANTAR
Setiap jenjang pendidikan punya ciri khasnya masing-masing, yang disesuaikan dengan perkembangan mental psikologis peserta didik. Makanya, kebiasaan belajar di jenjang sebelumnya perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara belajar yang baru di SMA. Penyelenggaraan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi ini penting banget.
MPLS ini jadi upaya menjembatani siswa untuk mengenal kekhususan jenjang pendidikan barunya. Baik itu lingkungan fisik, lingkungan sosial, maupun program belajar. Pedoman Pembinaan MPLS ini dibuat untuk memudahkan penyelenggaraan, sambil mempertimbangkan kondisi sekolah. Dua hal penting yang ditekankan adalah review materi SMP (matrikulasi) dan merangsang rasa percaya diri siswa melalui berbagai kegiatan lapangan.
B. DASAR PELAKSANAAN
Pelaksanaan MPLS ini berdasarkan banyak aturan penting. Ada Permendikbud No. 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan. Lalu, Permendikbud No. 64 Tahun 2015 tentang kawasan tanpa rokok, serta Permendikbud No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Selain itu, ada juga Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Pembinaan Kesiswaan, Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, hasil Rapat OSIS 27 Juli 2019, dan Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 9 Kota Jambi.
C. TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan ini punya beberapa tujuan utama. Pertama, memberikan bekal awal dan kesiapan setara pada siswa dalam menguasai dasar-dasar sains di jenjang SMA. Kedua, mendorong siswa untuk bersikap dan bertindak dalam melakukan perubahan sosial ke arah yang lebih baik, alias menumbuhkan budi pekerti.
Selain itu, MPLS juga bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan, teman, dan guru-guru baru, serta fisik bangunan sekolah. Mereka diharapkan mampu beradaptasi dengan kurikulum yang dipakai di SMAN 9 Kota Jambi. Tujuannya juga mengenalkan ekstrakurikuler unggulan, mencegah dan menanggulangi kekerasan, serta memastikan siswa tahu bahwa sekolah adalah kawasan tanpa rokok.
D. MANFAAT KEGIATAN
Kegiatan MPLS ini sangat bermanfaat bagi siswa. Dengan mengikuti MPLS, siswa akan mendapatkan bekal awal untuk mengenal lingkungan SMA Negeri 9 Kota Jambi. Selain itu, MPLS juga bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sekolah, disertai pengamalan materi-materi yang akan diberikan. Ini akan membantu mereka memulai perjalanan di SMA dengan bekal yang cukup.
BAB II
PELAKSANAAN
A. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan MPLS ini telah dilaksanakan selama empat hari, yaitu dari Hari Minggu sampai Rabu, tanggal 14 hingga 17 Juli 2019. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di lingkungan SMA Negeri 9 Kota Jambi. Ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk merasakan langsung suasana sekolah baru mereka.
B. PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini adalah calon siswa baru SMA Negeri 9 Kota Jambi untuk Tahun Pelajaran 2019-2020. Total peserta yang mengikuti kegiatan MPLS ini adalah 252 siswa. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme tinggi untuk memulai babak baru pendidikan.
C. KEPANITIAAN
Kepanitiaan kegiatan MPLS SMA Negeri 9 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2019-2020 secara definitif di-SK-kan oleh Kepala Sekolah. Panitia terdiri dari 43 orang siswa senior yang berperan sebagai mentor, serta 16 orang guru sebagai pembimbing dan penanggung jawab. Konsumsi kegiatan MPLS juga diatur dengan baik, dengan rincian jumlah panitia pembina dan pemateri yang mendapatkan konsumsi setiap harinya.
D. NARASUMBER
Narasumber kegiatan ini sangat beragam dan berkualitas. Ada guru-guru SMAN 9 Kota Jambi yang ahli di bidangnya. Selain itu, ada juga tenaga kesehatan dari Puskesmas Payo Selincah, perwakilan Kepolisian Jambi Timur dan Koramil untuk materi ketertiban. Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Yayasan SIKIOK juga turut serta memberikan sosialisasi penting. Tidak ketinggalan, siswa senior yang memiliki kecakapan juga menjadi narasumber untuk berbagi pengalaman.
E. KEGIATAN
Kegiatan MPLS ini bersifat pembelajaran dan sangat fokus pada pengenalan lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan mencakup pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan, penumbuhan budi pekerti, bahaya Narkoba, dan pentingnya tertib lalu lintas. Selain itu, dibahas juga perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi remaja, serta penetapan sekolah sebagai kawasan tanpa rokok. Jadwal kegiatan terlampir secara detail untuk panduan setiap sesi.
ANGGARAN KEGIATAN
Anggaran kegiatan MPLS pada prinsipnya menggunakan pendekatan ekonomis, yaitu efektif dan efisien. Sumber dana kegiatan ini berasal dari dua pos utama: Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana OSIS. Pengeluaran dana dirinci secara detail dalam lampiran laporan, menunjukkan transparansi pengelolaan keuangan.
SARANA BELAJAR
Sarana belajar dalam kegiatan MPLS ini dibagi menjadi dua kategori: sarana fisik dan non-fisik. Sarana fisik, seperti ruang kelas, aula, dan lapangan, digunakan untuk mendukung kelangsungan proses MPLS. Sementara itu, sarana non-fisik berupa panduan, modul, dan briefing dari panitia, digunakan sebagai petunjuk dan pengendali pencapaian tujuan serta manfaat kegiatan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pedoman pembinaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini dibuat untuk memudahkan penyelenggaraan MPLS di SMA Negeri 9 Kota Jambi, dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan. Pedoman ini akan lebih bermakna jika didukung peran aktif dan kreatif dari Kepala Sekolah serta unsur sekolah lainnya. Dukungan dari orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah setempat juga sangat diharapkan. Semoga MPLS ini dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sebagai pembinaan awal menuju kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar-mengajar.
B. Saran/Kritik
Saran dan bantuan pemikiran dari semua unsur masyarakat di lingkungan SMAN 9 Kota Jambi sangat diharapkan. Ini penting untuk rekonstruksi ke arah pencapaian kegiatan yang lebih baik di masa mendatang. Semoga setiap upaya dan masukan menjadi amal ibadah bagi kita semua.
Demikianlah laporan ini dibuat. Atas perhatian dan kerjasamanya dari semua pihak demi tercapainya dan lancarnya kegiatan tersebut, kami ucapkan terima kasih.
DOKUMENTASI
(Kolase foto kegiatan MPLS: Upacara pembukaan, siswa mengikuti sosialisasi di aula, kegiatan kelompok di lapangan, sesi interaktif dengan narasumber, kegiatan outbond atau team building jika ada.)
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (2): SMA Swasta Kristen YPKPM Ambon¶
Laporan ini sangat menarik karena membahas MPLS yang dilaksanakan secara virtual di masa pandemi Covid-19. Ada banyak detail tentang penggunaan platform digital dan adaptasi kegiatan.
LAPORAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
PESERTA DIDIK BARU 2020-2021
TANGGAL 6-8 JULI 2020
TEMA:
BELAJAR DARI COVID-19
ANAK BETA CERDAS DIGITAL (ABCD)
SMASKRIS MANDIRI MENUJU
SMASKRIS BERMUTU
YAYASAN PERSEKOLAHAN KRISTEN PROTESTAN MALUKU
SMA SWASTA KRISTEN YPKPM AMBON
Jln Diponegoro No 61 Ambon
Email: smakristenypkpm@ymail.com Web: smakrisambon.sch.id
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru tahun ajaran 2020/2021 ini mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016. MPLS bertujuan mengenalkan program sekolah, sarana prasarana, serta teman-teman baru. Melalui kegiatan ini, peserta didik baru diperkenalkan lebih detail tentang profil sekolah, peraturan akademik, dan program ekstrakurikuler. Menariknya, sehubungan dengan penyebaran Covid-19, setiap sesi materi selalu disisipkan penguatan tentang COVID-19 yang disampaikan guru pendamping.
Berdasarkan keputusan bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) tertanggal 15 Juni 2020, serta Peraturan Wali Kota Ambon dan saran Kemendikbud, pelaksanaan pendidikan di masa darurat Covid-19 bagi daerah kategori kuning, orange, dan merah dilarang tatap muka. Hanya wilayah zona hijau yang boleh tatap muka dengan protokol kesehatan ketat. Bertolak dari hal inilah, MPLS di SMAS Kristen YPKPM Ambon dilaksanakan secara VIRTUAL menggunakan platform Google Meet, dengan mekanisme pelaksanaan yang diatur secara berkelompok.
B. Dasar
Dasar hukum pelaksanaan MPLS ini sangat lengkap. Dimulai dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Pendidikan Nasional, hingga Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru. Ada juga peraturan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), dan pengembangan Budi Pekerti serta komite sekolah. Yang paling relevan adalah Keputusan Bersama Mendikbud, Kementerian Agama, Kesehatan, dan Dalam Negeri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, serta Siaran Pers Kemdikbud No. 137/Sipres/A6/VI/2020. Ditambah lagi, Peraturan Walikota Ambon Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan, dan Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku No. 420/164/2020, serta SK Kepala Sekolah Nomor 421.3/109/SMAS Kristen Yayasan PKPM tentang Panitia PPDB dan Panitia MPLS.
C. Tujuan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
MPLS ini punya beberapa tujuan penting bagi peserta didik baru. Pertama, memperkenalkan sekolah agar mereka lebih memahami visi, misi, dan tata tertib sekolah. Kedua, mengenalkan sekolah ramah anak agar siswa merasa nyaman di lingkungan barunya. Tujuan lainnya adalah mendorong siswa baru untuk mampu beradaptasi, meningkatkan pemahaman tentang Google Suite education di masa pandemi, dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang Covid-19. MPLS juga diharapkan menumbuhkembangkan rasa percaya diri melalui pendidikan karakter pramuka, serta mengembangkan nilai-nilai karakter dan praktik baik di sekolah.
BAB II
PELAKSANAAN
A. Perorganisasian
Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) bagi Peserta Didik Baru ini diorganisir berdasarkan Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 421.3/117/SMAS Kristen YPKPM/2020. Susunan panitia pelaksana mencakup berbagai peran untuk memastikan kelancaran kegiatan.
(Contoh struktur panitia – improvisasi)
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Kepala Sekolah | Dra. E. Laturiuw, M.Si |
| Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik | Dra. P. Lesnussa |
| Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan | Bpk. D. W. Dias S.Hut |
| Ketua Panitia | Bpk. A.E. Timisela S.Pd |
| Sekretaris | Ibu L. Kaipatty, S.Kom. M.Pd |
| Bendahara | Nn. L.L. Patty, A.Md |
| Sie Acara | Bpk. B. Ratila, S.Th, dan tim |
| Sie Teknologi/Media | Bpk. R. Latuihamallo, S.Pd, dan tim |
| Pembimbing Gugus | (Daftar Wali Kelas Pendamping) |
B. Waktu dan Tempat
-
Waktu:
Kegiatan MPLS ini dibagi dalam dua kategori. Kategori Pra PLS dilaksanakan dari tanggal 26 Juni hingga 03 Juli 2020, dengan muatan materi penguatan Google Suite education. Kegiatan Pra PLS diawali dengan Rapat Bersama Orang Tua/Wali Peserta Didik Baru pada Hari Sabtu, 04 Juli 2020 secara berkelompok. Sementara itu, kategori MPLS utama dilaksanakan selama 3 hari, yakni tanggal 06, 07, dan 08 Juli 2020, semuanya secara Virtual/Online menggunakan platform Google Meet. -
Tempat:
Pelaksanaan Pra MPLS dilakukan di SMA Kristen YPKPM secara Physical Meeting (tatap muka), namun diatur secara berkelompok untuk mematuhi protokol kesehatan. Setiap kelompok terdiri atas 15-17 orang, dengan 4 kelompok per hari dimulai dari pukul 09.00 WIT. Sedangkan pelaksanaan MPLS inti sepenuhnya dilakukan secara Virtual/Video Conference menggunakan platform Google Meet, memastikan keamanan seluruh peserta didik dan panitia.
C. Peserta
Peserta MPLS adalah seluruh peserta didik yang telah lulus Tes seleksi dan dinyatakan diterima. Berdasarkan hasil seleksi, total ada 191 siswa baru, yang terdiri dari 115 siswa peminatan IPA dan 76 siswa peminatan IPS. Jumlah yang cukup besar ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap SMAS Kristen YPKPM Ambon.
D. Narasumber dan Fasilitator
Narasumber kegiatan Pra PLS dan PLS terdiri dari para profesional di bidangnya. Ada Kepala Sekolah Dra. E. Laturiuw, M.Si, Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik Dra. P. Lesnussa, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Bpk. D. W. Dias S.Hut. Pembina OSIS Bpk. A.E. Timisela S.Pd, Guru Kesenian Bpk. B. Ratila, S.Th, dan Tim Media (Bpk. R. Latuihamallo, S.Pd, Ny. L. Kaipatty, S.Kom. M.Pd. Nn. L.L. Patty, A.Md) juga turut berkontribusi. Tidak ketinggalan, Tim Disciples Of Christ (DOC) Bpk. Hartawan dan Bpk. Immanuel Pandu ikut memfasilitasi.
E. Biaya Kegiatan
Biaya kegiatan MPLS sepenuhnya bersumber dari Dana Bantuan Operasional Siswa Nasional (BOSNAS) Tahun 2020. Penggunaan dana BOSNAS ini memastikan bahwa kegiatan dapat berjalan lancar tanpa membebani peserta didik atau orang tua, sekaligus menunjukkan akuntabilitas pengelolaan dana sekolah.
F. Wali kelas Pendamping/Coaching
Wali kelas pendamping adalah guru-guru yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 421.3/117/SMAS Kristen YPKPM/2020. Mereka berperan sebagai pembimbing (coach) bagi kelompok-kelompok peserta didik baru.
(Contoh daftar wali kelas pendamping – improvisasi)
| Kelas Pendamping | Nama Wali Kelas Pendamping |
|---|---|
| Gugus A | Ibu Endang S.Pd |
| Gugus B | Bapak Robert M.Pd |
| Gugus C | Ibu Siti Aminah, S.Kom |
| Gugus D | Bapak Chandra, S.Si |
| Gugus E | Ibu Maya Sari, M.Psi |
| Gugus F | Bapak Budi Santoso, S.Pd |
| Gugus G | Ibu Nurmala, S.E |
| Gugus H | Bapak Ari Wibowo, S.Ag |
G. Struktur Program
Struktur program MPLS dirancang sedemikian rupa untuk memastikan semua tujuan tercapai dengan efektif, meskipun secara virtual. Setiap sesi memiliki durasi yang disesuaikan agar siswa tidak bosan dan dapat menyerap materi dengan baik.
(Contoh struktur program – improvisasi)
| Waktu | Sesi Kegiatan | Durasi |
|---|---|---|
| 08.00 - 08.30 | Pembukaan & Doa Bersama | 30 menit |
| 08.30 - 09.30 | Materi: Visi, Misi & Sejarah Sekolah | 60 menit |
| 09.30 - 10.00 | Sesi Perkenalan Guru & Karyawan (Video) | 30 menit |
| 10.00 - 10.15 | Istirahat Singkat | 15 menit |
| 10.15 - 11.15 | Materi: Etika & Tata Tertib Sekolah (Online) | 60 menit |
| 11.15 - 12.00 | Pengenalan Kurikulum & Ekstrakurikuler | 45 menit |
| 12.00 - 12.30 | Sesi Interaktif: Tanya Jawab & Games | 30 menit |
| 12.30 - 13.00 | Penutupan Hari & Refleksi | 30 menit |
H. Strategi Pelaksanaan
Strategi pelaksanaan MPLS virtual ini melibatkan beberapa tahapan penting. Mulai dari persiapan teknis platform, sosialisasi kepada siswa dan orang tua, pembagian kelompok, hingga pelaksanaan materi yang interaktif. Panitia secara aktif memantau partisipasi siswa dan memberikan support teknis jika diperlukan.
I. Jadwal Kegiatan
Jadwal kegiatan dirancang dengan detail, mempertimbangkan materi yang akan disampaikan dan waktu istirahat yang cukup. Setiap hari diisi dengan sesi-sesi informatif dan interaktif, memastikan siswa tetap terlibat dan mendapatkan manfaat maksimal dari MPLS virtual ini.
(Contoh jadwal kegiatan – improvisasi)
| Waktu | Hari ke-1 (06 Juli 2020) | Hari ke-2 (07 Juli 2020) | Hari ke-3 (08 Juli 2020) |
|---|---|---|---|
| 08.00-08.30 | Pembukaan & Doa Pembuka | Sapa Pagi & Ice Breaking | Sapa Pagi & Evaluasi Singkat Hari Sebelumnya |
| 08.30-09.30 | Materi: Wawasan Wiyata Mandala | Materi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) | Materi: Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Sekolah |
| 09.30-10.00 | Perkenalan Diri (via Virtual) | Pengenalan Google Suite Education | Edukasi Bahaya Narkoba & Seks Bebas (BNN) |
| 10.00-10.30 | Istirahat & Penugasan Ringan | Diskusi Kelompok (via Breakout Rooms) | Diskusi Kelompok & Persiapan Penutupan |
| 10.30-11.30 | Materi: Tata Tertib & Budaya Sekolah | Materi: Pembinaan Mental & Spiritual | Motivasi Belajar Efektif (Google Meet) |
| 11.30-12.00 | Pengenalan Ekskul (Video Singkat) | Sosialisasi Protokol Kesehatan COVID-19 | Penampilan Kreativitas Gugus (Video) |
| 12.00-12.30 | Sesi Tanya Jawab & Kesan Pertama | Sesi Tanya Jawab & Games Online | Penutupan MPLS & Foto Bersama Virtual |
BAB III
HASIL KEGIATAN MPLS
A. Kehadiran Peserta Didik
Kehadiran peserta didik selama MPLS menunjukkan tingkat partisipasi yang baik. Pada hari pertama dan kedua, sekitar 170 dari 191 peserta tercatat hadir. Meskipun ada sedikit penurunan menjadi 165 peserta di hari ketiga, angka ini tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti MPLS virtual.
B. Materi Penyajian
Materi yang disampaikan selama MPLS sangat bervariasi dan mendapatkan respons positif dari para siswa. Materi Pra-MPLS fokus pada pengenalan Google Suite Education, pentingnya alat digital di masa pandemi. Materi PLS inti mencakup wawasan wiyata mandala, tata tertib sekolah, pengenalan guru dan staf, hingga profil pelajar Pancasila.
Kurikulum sekolah dan peraturan akademik juga dijelaskan secara rinci. Para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Diskusi kelompok di breakout rooms juga berjalan aktif, menunjukkan bahwa siswa mampu berinteraksi meskipun secara daring. Edukasi tentang bahaya narkoba, kekerasan, dan kesehatan reproduksi juga disampaikan, memperkaya wawasan siswa tentang isu-isu penting.
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sangat penting dilaksanakan oleh sekolah bagi peserta didik baru, dan pada tahun 2020, MPLS secara virtual menjadi pengalaman unik. MPLS ini diikuti oleh 170 peserta pada hari pertama dan kedua, serta 165 peserta pada hari ketiga, dari total 191 peserta yang tercatat. Materi yang disampaikan mendapatkan respons positif dari para siswa dengan begitu banyak pertanyaan yang diberikan. Peserta didik baru sangat antusias dan memberi respons positif pada proses belajar yang dilaksanakan secara daring, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap program-program sekolah.
B. SARAN
- MPLS akan lebih efektif jika dapat dilaksanakan secara tatap muka, agar interaksi antara peserta didik baru dengan guru dan teman-teman bisa lebih maksimal.
- Perlu desain yang lebih baik lagi untuk MPLS virtual di waktu mendatang, dengan inovasi materi dan metode yang lebih interaktif.
- Pemerintah daerah perlu memberikan perhatian dan membangun kerja sama dengan pihak Telkom dan PLN jika kegiatan belajar dengan sistem online terus dilaksanakan. Ini karena kendala seperti gangguan jaringan dan pemadaman listrik seringkali sangat mengganggu proses pembelajaran daring.
BAB V
PENUTUP
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara Virtual yang dilaksanakan oleh SMA Kristen YPKPM Ambon sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Meskipun terkadang terjadi pemadaman listrik dan jaringan internet tidak stabil, kami sangat mengapresiasi dukungan luar biasa dari orang tua dan antusiasme siswa dalam kegiatan ini. Kegiatan ini berlangsung dengan baik selama tiga hari, mulai dari tanggal 06 Juli hingga 08 Juli 2020. Demikianlah laporan MPLS ini kami buat dan diserahkan kepada kepala sekolah untuk diteruskan ke Dinas Pendidikan sebagai bahan laporan pelaksanaan MPLS tahun 2020/2021.
Ambon, 9 Juli 2020
Panitia
Contoh Laporan MPLS 2025 SMA (3): SMA Negeri Merapi Indah¶
Laporan SMA Negeri Merapi Indah ini mirip dengan format MPLS Ramah lainnya, namun dengan penekanan pada empat pilar kebangsaan dan asesmen awal literasi/numerasi. Ini menunjukkan komitmen sekolah pada pembentukan karakter dan pemetaan kemampuan siswa sejak awal.
DINAS PENDIDIKAN PROVINSI MERAPI
SMA NEGERI MERAPI INDAH
Jl. Srikaya No.22, Kec. Merapindah, Kota Merapi
Email: sma.merapindah@merapi.sch.id | Telp: (0271) 876543
Kode Pos: 67890
LAPORAN KEGIATAN
MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) RAMAH
SMA NEGERI MERAPI INDAH
TAHUN AJARAN 2025/2026
I. LATAR BELAKANG
Berpedoman pada Panduan MPLS Ramah, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan suasana pengenalan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter. MPLS dirancang untuk memberikan pengalaman positif kepada siswa baru, membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan SMA yang lebih kompleks. Pendekatan ramah ini menjadi kunci dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat sejak awal.
II. TUJUAN
Kegiatan MPLS ini punya beberapa tujuan penting. Pertama, menanamkan karakter Pelajar Pancasila melalui Gerakan 7KAIH dan Pertemuan Pagi Ceria. Kedua, mengenalkan warga sekolah, termasuk guru dan tenaga kependidikan. MPLS juga bertujuan mengenalkan fasilitas sekolah dan lingkungan sekitar. Selain itu, ada pengenalan visi-misi, kurikulum, budaya sekolah, dan edukasi pencegahan isu sosial seperti kekerasan, NAPZA, pornografi, dan perkawinan anak, serta pengenalan empat pilar kebangsaan.
III. WAKTU & TEMPAT
MPLS Ramah dilaksanakan selama lima hari, dari Senin sampai Jumat, tanggal 14 hingga 18 Juli 2025. Kegiatan berlangsung setiap hari dari pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Seluruh rangkaian acara diselenggarakan di lingkungan SMA Negeri Merapi Indah, memanfaatkan fasilitas sekolah secara optimal untuk berbagai sesi.
IV. PESERTA & PANITIA
Peserta MPLS ini adalah 200 siswa baru Kelas X yang akan memulai babak baru pendidikan di SMA Negeri Merapi Indah. Panitia penyelenggara kegiatan ini sangat kolaboratif, terdiri dari Kepala Sekolah, 30 guru pembimbing, dan 35 pengurus OSIS. Keterlibatan OSIS sangat vital dalam menciptakan suasana yang akrab dan dinamis bagi siswa baru.
V. SUSUNAN PANITIA
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Penanggung Jawab | Drs. H. Sutrisno Wahyudi |
| Ketua | Ibu V. Sabrina Anggraini, M.Pd |
| Sekretaris | Bapak D. Arief Nugroho |
| Bendahara | Ibu S. Dian Pratiwi |
| Sie | Acara, Dokumentasi, Konsumsi, Kesehatan, Keamanan |
VI. RANGKAIAN KEGIATAN
Hari 1: Dimulai dengan Gerakan 7KAIH dan Pertemuan Pagi Ceria yang energik. Kemudian, siswa diajak tur untuk mengenal fasilitas sekolah seperti kelas, laboratorium, dan perpustakaan. Dilakukan asesmen literasi awal untuk memetakan kemampuan dasar siswa. Hari ditutup dengan sesi refleksi.
Hari 2: Diawali dengan ice-breaking dan penguatan karakter untuk membangun kebersamaan. Pengenalan profil pelajar Pancasila dan budaya sekolah disampaikan secara interaktif. Refleksi singkat mengakhiri kegiatan hari kedua.
Hari 3: Fokus pada bakti lingkungan, menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan. Ada edukasi pencegahan NAPZA, pornografi, kekerasan, dan perkawinan anak yang relevan untuk remaja. Refleksi mengakhiri hari yang penuh wawasan ini.
Hari 4: Pengantar kurikulum intrakurikuler/kokurikuler dan ekstrakurikuler diberikan agar siswa paham pilihan belajarnya. Pengenalan empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) juga disampaikan. Hari keempat ditutup dengan refleksi.
Hari 5: Sosialisasi visi-misi dan tujuan sekolah menjadi penutup yang bermakna. Dilakukan asesmen numerasi awal untuk melengkapi pemetaan kemampuan siswa. Peneguhan komitmen sekolah ramah dan penutupan kegiatan dengan gerak dan refleksi bersama.
VII. HASIL
Selama MPLS, karakter Pelajar Pancasila telah tumbuh dari nilai-nilai yang ditanamkan melalui berbagai aktivitas. Siswa berhasil mengenal warga sekolah, fasilitas, dan kultur sekolah dengan baik. Kesadaran mereka akan isu sosial yang penting dan wawasan kebangsaan juga meningkat secara signifikan.
VIII. EVALUASI
Pelaksanaan MPLS berlangsung aman, inklusif, dan yang terpenting, tanpa praktik perpeloncoan. Semua kegiatan dilakukan sesuai prinsip MPLS Ramah, menjamin pengalaman positif bagi siswa baru. Pengawasan ketat dari guru dan OSIS memastikan tidak ada insiden yang merugikan.
IX. PENUTUP
Laporan ini merupakan dokumentasi resmi dan akuntabel atas penyelenggaraan MPLS Ramah di SMA Negeri Merapi Indah. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga MPLS ini menjadi landasan kuat bagi siswa baru dalam meraih prestasi dan menjadi insan berkarakter.
Merapi Indah, 19 Juli 2025
Ketua Panitia,
V. Sabrina Anggraini, M.Pd
Nah, itu dia beberapa contoh laporan MPLS yang bisa kalian jadikan referensi. Semoga dengan contoh-contoh ini, tugas membuat laporan MPLS kalian jadi lebih mudah dan hasilnya memuaskan, ya! Ingat, laporan yang baik itu bisa jadi jejak sejarah dan panduan berharga untuk MPLS di tahun-tahun berikutnya.
Gimana, ada tips atau pengalaman menarik saat membuat laporan MPLS? Atau mungkin ada pertanyaan seputar format laporan? Yuk, bagikan di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar