Jangan Lupa! Baca Doa Setelah Sahur: Arab, Latin, & Artinya Lengkap

Table of Contents

Doa Setelah Sahur

Sahur itu salah satu amalan penting banget saat kita mau puasa, lho. Rasulullah SAW sendiri sangat menganjurkan kita untuk sahur. Dengan membaca doa setelah sahur, kita bisa semakin menguatkan niat dan memohon kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa kita seharian penuh. Jadi, jangan sampai terlewat, ya!

Meskipun hukumnya sunah, sahur ini punya banyak banget keutamaan yang sayang kalau dilewatkan begitu saja. Bayangkan, dengan sahur, kita tidak hanya mengisi perut tapi juga hati. Apalagi, jika kita menyempurnakannya dengan membaca doa, ini akan memperkuat niat dan menjaga keikhlasan kita dalam menjalankan ibadah puasa.

Doa setelah sahur juga jadi bentuk rasa syukur kita atas rezeki dan karunia Allah SWT. Baik itu makanan yang kita santap, kesehatan yang diberikan, maupun kemampuan untuk bisa bangun sahur. Semuanya tentu atas izin dan kemudahan dari Allah SWT. Makanya, yuk biasakan diri untuk selalu berdoa setelah sahur.

Pentingnya Sahur dan Waktu Mustajab Berdoa

Sahur itu sebenarnya kegiatan makan dan minum yang kita lakukan sebelum berpuasa, tepatnya sebelum masuk waktu imsak. Meski hukumnya sunah, tapi sangat dianjurkan, bahkan Rasulullah SAW mengatakan ada banyak berkah di dalamnya. Berkah ini bukan cuma bikin perut kenyang, tapi juga memberikan kekuatan spiritual dan ketenangan hati.

Waktu sahur juga dikenal sebagai salah satu waktu yang mustajab banget untuk berdoa. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat berkah.” (HR Bukhari dan Muslim). Hadis ini jelas banget menunjukkan kalau sahur itu bukan cuma sekadar makan, tapi juga bagian dari ibadah yang penuh berkah. Bahkan, berkahnya tetap ada meski cuma dengan seteguk air, seperti yang dijelaskan dalam buku “Ngopi Bareng Ustaz” karya Amirulloh Syarbini.

Waktu sahur, terutama di sepertiga malam terakhir, adalah saat-saat emas untuk kita bermunajat dan berdoa. Allah SWT sendiri berfirman dalam QS Az Zariyat ayat 18, “Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).” Ini menunjukkan betapa istimewanya waktu tersebut di mata Allah. Jadi, selain makan dan minum, jangan lupa luangkan waktu untuk berdoa dan berzikir, ya.

Doa-Doa Pilihan Setelah Sahur

Setelah selesai makan sahur, sangat dianjurkan bagi kita untuk membaca doa sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan kepada Allah SWT. Memang sih, tidak ada doa khusus yang secara spesifik disebut “doa sesudah sahur” dalam semua riwayat. Namun, ada beberapa doa umum yang sangat dianjurkan untuk dibaca, termasuk doa memohon pengampunan, perlindungan, dan berkah.

Salah satu doa umum yang bisa banget kita baca setelah sahur adalah doa syukur atas rezeki yang telah kita nikmati. Doa ini ringan diucapkan namun maknanya dalam. Ini adalah cara sederhana kita untuk berterima kasih atas makanan dan minuman yang sudah disiapkan.

Berikut doa setelah makan yang bisa kamu amalkan:

Doa Setelah Makan Sahur (Doa Syukur)

Arab:
“اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ“

Latin:
“Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa minal muslimiin.”

Artinya:
“Segala puji milik Allah, Dzat yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang berserah diri (Muslim).”

Doa ini bukan hanya sekadar ucapan, tapi juga pengingat bahwa semua nikmat yang kita dapat berasal dari Allah. Dengan bersyukur, insya Allah nikmat kita akan ditambah dan puasa kita akan terasa lebih ringan. Ini juga menjadi penguatan niat bahwa puasa kita adalah bentuk penyerahan diri kepada-Nya.

Rasulullah SAW juga pernah berdoa setelah sahur dengan lafaz yang spesifik untuk orang-orang yang bersahur. Doa ini menunjukkan betapa besar perhatian beliau terhadap umatnya dan keinginan agar kita selalu dilimpahi rahmat. Mengamalkan doa ini adalah bentuk mengikuti sunah beliau.

Doa Rasulullah untuk Orang yang Bersahur

Arab:
“يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ“

Latin:
“Yarhamullâhul mutasahhirîn.”

Artinya:
“Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Doa ini berisi permohonan agar Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada kita yang sudah bersahur. Dengan rahmat-Nya, semoga kita diberikan kelancaran, kekuatan, dan keikhlasan penuh dalam menjalankan ibadah puasa. Ini juga bisa jadi motivasi agar kita tidak pernah melewatkan sahur.

Jangan Lupakan Istighfar di Waktu Sahur!

Selain doa-doa di atas, istighfar juga sangat dianjurkan untuk diperbanyak di waktu sahur. Waktu ini adalah momen yang pas banget untuk kita memohon ampunan dari Allah SWT. Ini bisa jadi cara kita membersihkan hati dan jiwa sebelum memulai hari puasa yang penuh berkah. Istighfar bukan hanya membersihkan dosa, tapi juga melapangkan dada dan menenangkan pikiran.

Ada beberapa bacaan istighfar yang bisa kamu amalkan, mulai dari yang singkat sampai yang panjang:

Istighfar Singkat

Arab:
“أَسْتَغْفِرُ الله“

Latin:
“Astaghfirullah”

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah.”

Istighfar singkat ini bisa diucapkan berkali-kali. Meskipun sederhana, kekuatannya luar biasa dalam membersihkan hati dari kotoran dosa. Ini adalah pengingat konstan akan kelemahan kita sebagai manusia dan kebesaran Allah yang Maha Pengampun. Mengucapkan Astaghfirullah secara rutin di waktu sahur bisa menjadi kebiasaan yang membawa ketenangan.

Istighfar Lebih Lengkap

Arab:
“أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَ أَتُوبُ إِلَيْه“

Latin:
“Astaghfirullahal’adzim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih”

Artinya:
“Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Istighfar yang lebih panjang ini menggambarkan pengakuan kita akan keesaan Allah dan sifat-sifat-Nya yang agung. Mengucapkan ini di waktu sahur bisa menjadi momen introspeksi diri, memohon ampun atas kesalahan masa lalu, dan berjanji untuk menjadi lebih baik di hari puasa yang akan datang. Ini adalah cara yang powerful untuk memulai hari dengan hati yang bersih.

Rajanya Istighfar (Sayyidul Istighfar)

Nah, ini dia istighfar yang paling agung, julukannya Sayyidul Istighfar atau Rajanya Istighfar. Kalau bisa dihafal dan diamalkan setiap pagi dan petang, keutamaannya luar biasa lho! Apalagi dibaca di waktu sahur yang mustajab ini, pahalanya berlipat ganda, insya Allah.

Sayyidul Istighfar

Arab:
“اللهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّاَ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ܌ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ܌ أَبُوء لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوء بِذَنْبِي܌ فَاŸ غ;ْفِرْلِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّاَ أَنْتَ.”

Latin:
“Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, a’udzu bika min syarri ma shana’tu, abuu-u laka bi ni’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbi, faghfirli fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.”

Artinya:
“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakan aku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Sayyidul Istighfar ini adalah pengakuan total kita akan keesaan Allah, kehambaan kita, serta permohonan ampunan yang sangat mendalam. Membacanya di waktu sahur bukan hanya akan membersihkan dosa, tapi juga menguatkan iman dan ketaqwaan kita sebelum berpuasa. Ini adalah persiapan spiritual terbaik untuk menghadapi hari yang penuh tantangan.

Manfaat Luar Biasa Membaca Doa Setelah Sahur

Membaca doa setelah sahur itu bukan cuma sekadar ritual, tapi amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam dan punya banyak manfaat. Ini adalah cara kita untuk memohon keberkahan dari Allah SWT dan memperkuat niat kita dalam berpuasa. Dengan doa, ibadah kita menjadi lebih bermakna.

Yuk, kita bahas apa saja manfaat luar biasa yang bisa kita dapatkan:

  1. Menguatkan Niat Puasa: Doa ini jadi pengingat paling ampuh tentang tujuan spiritual puasa kita. Dengan berdoa, kita menegaskan kembali niat berpuasa hanya karena Allah. Ini membuat hati kita lebih mantap dan fokus pada ibadah.
  2. Memohon Keberkahan: Rasulullah SAW menganjurkan sahur karena di dalamnya ada berkah. Dengan membaca doa setelah sahur, keberkahan itu bisa semakin berlipat ganda, seperti yang dijelaskan dalam buku “Rahasia Puasa Menurut 4 Mazhab” karya DR. Thâriq Muhammad Suwaidân. Berkah ini mencakup kemudahan, kekuatan, dan pahala.
  3. Meningkatkan Rasa Syukur: Doa setelah sahur adalah momen terbaik untuk menunjukkan rasa terima kasih kita atas rezeki makanan dan minuman yang sudah Allah berikan. Dengan bersyukur, hati kita jadi lebih tenang dan lapang. Ini juga melatih kita untuk selalu mengingat nikmat Allah dalam setiap aspek kehidupan.
  4. Momen Memperbanyak Zikir: Doa setelah sahur juga merupakan kesempatan emas untuk memperbanyak zikir dan mengingat Allah sebelum memulai puasa. Melalui doa ini, kita memohon ampunan, perlindungan, dan menyatakan kesetiaan kita dalam menjalankan ibadah puasa. Ini adalah cara memulai hari dengan spiritualitas tinggi.
  5. Mendapatkan Ketenangan Hati: Mengawali puasa dengan berdoa dan berzikir akan memberikan ketenangan batin. Kita jadi merasa lebih dekat dengan Allah, dan ini mengurangi kekhawatiran atau rasa malas selama berpuasa. Hati yang tenang akan membuat ibadah lebih khusyuk.
  6. Melindungi Diri dari Godaan: Dengan memohon perlindungan kepada Allah di waktu sahur, insya Allah kita akan lebih kuat menghadapi godaan dan tantangan selama berpuasa. Ini mencakup godaan hawa nafsu, amarah, atau hal-hal lain yang bisa mengurangi pahala puasa. Doa menjadi tameng spiritual kita.
  7. Menambah Pahala: Setiap amalan yang disertai doa dan niat yang tulus akan mendatangkan pahala. Membaca doa setelah sahur adalah salah satu bentuk ibadah sunah yang akan menambah pundi-pundi pahala kita. Semakin banyak kita berdoa, semakin banyak kebaikan yang kita kumpulkan.

Kapan Waktu Terbaik Berdoa Setelah Sahur?

Agar doa-doa kita lebih mustajab, ada baiknya kita tahu waktu-waktu terbaik untuk membacanya. Sebaiknya, doa setelah sahur ini dibaca begitu kita selesai makan, supaya tidak lupa dan niat puasa kita langsung kuat. Ini adalah cara praktis agar tidak terlewat.

Waktu sepertiga malam terakhir, yang berlanjut hingga menjelang adzan Subuh, adalah golden hour atau waktu mustajab banget untuk berdoa. Jadi, kalau kamu membaca doa setelah sahur di waktu ini, insya Allah doamu akan lebih didengar dan dikabulkan. Ini juga waktu yang sama dengan waktu shalat tahajjud, di mana Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan doa hamba-Nya.

Sebuah hadis dari HR. Al-Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa jeda antara sahur dan adzan Subuh itu sekitar waktu untuk membaca 50 ayat Al-Qur’an, yang diperkirakan sekitar 10 sampai 15 menit. Jadi, mengakhirkan sahur mendekati waktu Subuh itu lebih dianjurkan, karena kita bisa memanfaatkan sisa waktu itu untuk berdoa, berzikir, dan membaca Al-Qur’an.

Membaca doa setelah sahur dalam keadaan tenang dan khusyuk akan membuat kita lebih dekat kepada Allah. Hati yang fokus dan pikiran yang jernih akan membuat setiap untaian doa memiliki bobot yang lebih besar. Jadi, manfaatkan waktu singkat ini dengan sebaik-baiknya. Selain itu, disarankan juga untuk memperbanyak dzikir umum agar lebih banyak mendapatkan keberkahan.

Hikmah dan Manfaat Sahur Secara Umum

Sahur itu punya beragam hikmah dan manfaat, lho, baik dari segi spiritual maupun fisik. Ini bukan cuma ritual makan biasa, tapi penuh makna dan kebaikan yang bisa kita rasakan.

1. Mengikuti Sunah Nabi Muhammad SAW

Ini adalah salah satu hikmah utama sahur. Nabi Muhammad SAW sendiri bersabda, “Bersahurlah kalian karena dalam sahur terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menegaskan bahwa sahur itu bukan cuma kegiatan makan, tapi juga ibadah yang sangat dianjurkan. Dengan bersahur, kita mengikuti jejak Rasulullah dan meraih berkah dari Allah. Hal ini dijelaskan juga dalam buku “Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq” oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi.

2. Sumber Energi Fisik

Dari sisi fisik, makan sahur memberikan energi dan kekuatan yang kita butuhkan untuk menjalani hari saat berpuasa. Bayangkan, seharian tanpa makan dan minum, tubuh pasti butuh cadangan energi. Sahur membantu menjaga tubuh tetap bertenaga, mencegah lemas, dan membantu stamina kita tetap kuat selama beraktivitas. Ini krusial agar kita bisa tetap produktif meski sedang berpuasa.

3. Waktu Mustajab untuk Berdoa

Seperti yang sudah kita bahas, waktu sahur adalah salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Ini merupakan kesempatan berharga untuk meminta keampunan, rahmat, dan berkah dari Allah SWT. Di keheningan dini hari, saat kebanyakan orang masih tidur, doa dan munajat kita diharapkan lebih khusyuk dan lebih dekat kepada Allah. Mengisi waktu ini dengan doa adalah investasi akhirat yang tak ternilai.

4. Mencegah Dehidrasi dan Gangguan Metabolisme

Sahur yang cukup dengan asupan cairan yang memadai membantu mencegah dehidrasi selama puasa. Air minum yang cukup saat sahur akan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, sahur juga membantu menjaga metabolisme tubuh agar tetap stabil, mencegah penurunan gula darah yang drastis, dan menjaga fungsi organ tubuh tetap optimal. Ini membuat kita merasa lebih nyaman dan sehat saat berpuasa.

5. Melatih Kesabaran dan Disiplin Diri

Bangun pagi-pagi buta untuk sahur, apalagi di tengah rasa kantuk, adalah latihan kesabaran dan disiplin diri. Ini melatih kita untuk patuh pada perintah agama dan mengendalikan keinginan untuk terus tidur. Kebiasaan ini bisa membawa dampak positif pada disiplin kita di bidang lain dalam kehidupan.

6. Membedakan Puasa Muslim dengan Puasa Ahli Kitab

Salah satu keistimewaan puasa umat Islam adalah anjuran untuk sahur. Rasulullah SAW bersabda, “Perbedaan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim). Ini menunjukkan bahwa sahur adalah ciri khas ibadah puasa kita dan mengandung nilai keberkahan yang tidak ditemukan pada puasa umat lain.

Tanya Jawab Seputar Sahur dan Doanya

Kita sudah bahas banyak hal tentang sahur dan doa setelahnya. Nah, biar makin jelas, yuk simak beberapa pertanyaan umum berikut ini!

1. Apa itu sahur dalam Islam?

Sahur adalah kegiatan makan dan minum yang dilakukan seorang Muslim sebelum masuk waktu subuh sebagai persiapan untuk berpuasa. Hukumnya sunah, tapi sangat-sangat dianjurkan karena di dalamnya terkandung banyak keberkahan.

2. Apa keutamaan sahur menurut hadis?

Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat berkah” (HR. Bukhari dan Muslim). Berkah ini mencakup kekuatan fisik, ketenangan jiwa, dan kemudahan dalam beribadah. Bahkan, seteguk air pun sudah termasuk sahur dan mendatangkan berkah.

3. Adakah doa khusus setelah sahur?

Tidak ada doa khusus yang wajib atau spesifik disebut “doa sesudah sahur” dalam semua riwayat. Namun, doa syukur setelah makan seperti “Alhamdu lillahhil ladzi ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa minal muslimiin” dan istighfar sangat dianjurkan.

4. Mengapa dianjurkan membaca doa setelah sahur?

Membaca doa setelah sahur bertujuan untuk memperkuat niat puasa, memohon keberkahan dari Allah, serta menjadi bentuk syukur atas rezeki dan kesehatan yang telah diberikan. Ini juga menjadi pengingat spiritual sebelum memulai hari puasa.

5. Kapan waktu terbaik berdoa setelah sahur?

Waktu terbaik adalah setelah selesai makan sahur, atau yang paling mustajab adalah pada sepertiga malam terakhir hingga menjelang adzan subuh. Ini adalah waktu di mana Allah SWT membuka pintu rahmat dan pengabulan doa lebih luas.

6. Apa manfaat membaca doa setelah sahur?

Manfaatnya banyak sekali! Di antaranya adalah memberikan ketenangan hati, menambah pahala, memperkuat niat ibadah, serta memohon perlindungan dan kemudahan dari Allah SWT selama menjalankan puasa. Ini juga membuat puasa kita lebih bermakna.

7. Apa manfaat sahur bagi kesehatan?

Secara kesehatan, sahur sangat penting untuk menjaga energi tubuh, mencegah dehidrasi, menjaga metabolisme tubuh tetap stabil, dan membantu stamina tetap kuat sepanjang hari puasa. Sahur yang cukup bisa mencegah sakit kepala atau lemas berlebihan saat berpuasa.


Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan semangat kita untuk selalu bersahur dan membaca doa setelahnya, ya. Mengawali hari puasa dengan ibadah dan doa tentu akan membuat puasa kita lebih berkah dan lancar.

Yuk, bagikan pengalamanmu! Doa apa yang paling sering kamu baca setelah sahur? Tulis di kolom komentar di bawah ini!

Posting Komentar